Urine Seorang Bintara Polda Sumsel Diduga Mengandung Zat Narkotika

Senin, 22 Februari 2021 19:46 Reporter : Irwanto
Urine Seorang Bintara Polda Sumsel Diduga Mengandung Zat Narkotika Ilustrasi tes urine. ©2020 Merdeka.com/liputan6.com

Merdeka.com - Kepolisian Daerah Sumatera Selatan menggelar tes urine secara mendadak terhadap 128 personel dari Direktorat Samapta Polda Sumsel, Senin (22/2). Hasilnya, urine seorang bintara diketahui mengandung zat narkotika.

Kabid Propam Polda Sumsel Kombes Pol Dedi Sofiandi mengungkapkan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan untuk mengetahui jenis narkoba yang digunakan dan waktu konsumsi.

"Saat ini kami masih mendalami temuan ini, akan kami cek lagi apakah yang bersangkutan benar-benar memakai narkotika," ungkap Dedi.

Jika positif mengonsumsi narkoba, anggota tersebut akan mendapatkan sanksi tegas sesuai perundang-undangan. Pemecatan bisa saja diberikan sebagai sanksi maksimal.

"Ya masih dicek secara teliti, (sanksi) kan masih di dalami," ujarnya.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi menjelaskan, tes urine secara mendadak sebagai implementasi instruksi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang bertujuan memberantas penggunaan narkoba di tubuh polri. Tes urine digelar secara acak agar anggota tidak bersiap diri atau melakukan hal-hal yang dapat mengaburkan hasil urinenya.

"Kita tidak menentukan jadwalnya, kita lakukan secara acak, bisa jadi besok digelar di satuan lain," kata dia.

Dikatakan, sanksi berat menanti para polisi yang mencoba menggunakan narkotika. Ada dua sanksi yang menanti yakni, pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH) dan sanksi pidana.

"Ya, sanksi tegas pasti diberikan bagi yang terbukti menggunakan narkoba," tegasnya. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Polisi Narkoba
  3. Palembang
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini