Update & Fakta Baru Kasus Kematian Brigadir J: Peran Ferdy Sambo & Bungkamnya Istri

Rabu, 10 Agustus 2022 08:02 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah
Update & Fakta Baru Kasus Kematian Brigadir J: Peran Ferdy Sambo & Bungkamnya Istri Irjen Pol Ferdy Sambo Usai Diperiksa 7 Jam. ©2022 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Skenario pembunuhan berencana terhadap Brigadir J alias Nofriansyah Yoshua Hutabarat terbongkar. Satu per satu aktor di balik pencabut nyawa Brigadir J terungkap. Didalangi mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. Jenderal polisi bintang dua tersebut menjadi tersangka anyar pembunuhan Brigadir J.

Penetapan Ferdy Sambo sebagai tersangka setelah tim khusus (timsus) Polri melakukan pemeriksaan maraton sejak kasus kematian Brigadir J mencuat ke publik pertengahan 11 Juli 2022 lalu.

Dalam keterangan awal polisi disebutkan bahwa kematian Brigadir J akibat baku tembak dengan Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E, salah satu ajudan Ferdy Sambo. Baku tembak dipicu dugaan pelecehan dialami istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, oleh Brigadir J. Insiden itu terjadi di rumah dinas Ferdy Sambo kawasan Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (8/7) lalu.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, hasil penyelidikan dilakukan Timsus Polri dipastikan tidak ada peristiwa baku tembak antara Brigadir J dan Bharada E. Fakta yang terungkap adanya rekayasa dilakukan Ferdy Sambo.

"Kemudian untuk membuat peristiwa seolah-olah terjadi tembak menembak, saudara FS melakukan penembakan dengan senjata saudara J (Brigadir J) ke dinding berkali-kali," kata Sigit saat jumpa pers di Rupatama Mabes Polri, Selasa (9/8).

Ferdy Sambo yang menskenariokan peristiwa seolah terjadi tembak menembak di rumah dinasnya. Selain itu, Ferdy Sambo juga memerintahkan Bharada E menembak Brigadir J. Penembakan menggunakan senjata Brigadir Ricky Rizal (RR).

Bharada E berperan mengeksekusi Brigadir J sesuai perintah Ferdy Sambo. Sedangkan Brigadir RR turut membantu dan menyaksikan penembakan Brigadir J.

Kedua ajudan Ferdy Sambo itu sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka kematian Brigadir J. Bharada E ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Brigadir J dan dijerat pasal 338 KUHP junto 55 dan 56. Sementara Brigadir RR, dipersangkakan Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP tentang pembunuhan berencana. Keduanya saat ini ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.

Sementara seorang berinisial KM, yang belakangan diketahui merupakan sopir Putri Candrawathi, diduga turut membantu dan penyaksikan penembakan Brigadir J, juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

Akibat merencakan dan memerintahkan membunuh Brigadir J, Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal pembunuhan berencana. Ferdy Sambo terancam hukuman mati.

"Berdasarkan peran dijerat Pasal 340 subsider 338 Jo 55 56 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau penjara 20 tahun," kata Kabareskrim Komjen Agus Andrianto di Mabes Polri, Selasa (9/8).

2 dari 2 halaman

Istri Ferdy Sambo Bungkam Diperiksa LPSK

Sebelum penetapan Ferdy Sambo tersangka, Tim Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) telah mendatangi rumah pribadi jenderal polisi bintang dua tersebut di Jalan Saguling III, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (9/8) pagi. Kedatangan Tim LPSK untuk melakukan Assessement terhadap Putri Candrawathi.

Pemeriksaan terhadap Putri berlangsung selama tiga jam lebih. Namun delapan orang tim assessment LPSK yang keluar dari kediaman Putri tanpa memberikan keterangan pada awak media.

Tim tersebut langsung masuk ke dalam mobil merek Fortuner hitam engan nomor polisi B 1083 TOH dengan stiker LPSK. Sedangkan yang satu lagi mobil Fortuner hitam bernomor polisi B 1163 UJT.

Para awak media juga tidak bisa mendekat karena penjagaan yang ketat oleh kepolisian Polsek Pancoran dan petugas keamanan kompleks sekitar.

Terpisah, Ketua LPSK, Hasto Atmojo Suroyo mengatakan, Putri menolak memberi keterangan kepada Tim Assesment dari LPSK.

"Begitu sementara laporan yang saya terima dari Tim (menolak)," kata Hasto kepada Liputan6.com melalui pesan singkat, Selasa (9/8). [gil]

Baca juga:
Menunggu Polri Bongkar Motif Ferdy Sambo Perintahkan Anak Buah Tembak Brigadir J
Ini Sosok KM, Tersangka Ketiga Kasus Pembunuhan Brigadir J
Ungkap Kasus Brigadir J, Kapolri Kembali Buktikan 'Potong Kepala Ikan Busuk'
Ferdy Sambo dan Skenario di Balik Kematian Brigadir J
Mahfud MD Sebut Bharada E Bisa Bebas dari Hukuman
Mahfud Ungkap Komentar Firli Soal Kasus Brigadir J: Gampang Katanya, Polsek Aja Bisa
Kuasa Hukum Ferdy Sambo Minta Kasus Laporan Dugaan Pelecehan Seksual Tetap Diusut

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini