Upaya Jemput Paksa Pasien Dalam Pengawasan Covid-19 di Karawang

Senin, 30 Maret 2020 09:02 Reporter : Bram Salam
Upaya Jemput Paksa Pasien Dalam Pengawasan Covid-19 di Karawang Upaya Jemput Paksa Pasien Dalam Pengawasan Covid-19 di Karawang. ©2020 Merdeka.com/Bram Salam

Merdeka.com - Petugas gabungan menjemput paksa pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 di Karawang. Dengan menggunakan pengeras suara, petugas meminta pemilik rumah sekeluarga untuk segera membuka gerbang, karena tim medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang sudah siap mengevakuasi mereka.

Petugas keamanan dari kepolisian dan TNI dibantu Camat sudah siap di luar rumah mengawal keamanan petugas medis. Mereka menggunakan alat pelindung diri dalam melaksanakan evakuasi dengan sukarela untuk keluar rumah, sebelum upaya paksa dilakukan.

Kapolsek Cilamaya, Kompol Sutejo mengatakan, penjemputan tersebut atas perintah Bupati kepada Camat Cilamaya Kulon untuk mengevakuasi salah satu keluarga. Penjemputan dilakukan guna memberikan perawatan kepada mereka di ruang isolasi karena yang bersangkutan masuk dalam PDP.

"Kami dari pihak keamanan meminta seluruh orang dalam rumah segera keluar untuk dievakuasi," katanya, Minggu (29/3) malam.

Atas nama undang-undang, dia menjelaskan, masyarakat yang positif Corona diminta segera menjalani perawatan di ruang isolasi khusus di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang. Ini semua demi keselamatan keluarga dan masyarakat sekitar.

"Sekali lagi kami mengimbau kepada bapak dan keluarga untuk bersedia diisolasi di rumah sakit umum," tegasnya.

1 dari 1 halaman

Akhirnya, Sutejo mengungkapkan, setelah dilakukan mediasi pasien dan keluarganya membukakan pintu gerbang. Kemudian petugas medis berpakaian APD mengevakuasi mereka ke rumah sakit Hermina Karawang.

"Walaupun mediasi berjalan alot, akhir petugas berhasil evakuasi ke rumah sakit," terangnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, rumah tersebut milik pejabat di Karawang. Tim medis mulai menunggu kediamannya bersama unsur Muspika Kecamatan, Minggu (29/3) malam. Mereka, datang sekitar pukul 19.00 WIB lengkap dengan ambulance medis dari Puskesmas Pasirukem. [fik]

Baca juga:
Hari Ini, MRT Perpanjang Waktu Tunggu Jadi 20 Menit
Polisi: Tidak Ada Penutupan Jalan di Perbatasan Jakarta
Sudah Siapkan Skenario Terburuk, Begini Kondisi Terbaru Dokter Tirta di Rumah Sakit

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini