Unggah status SARA soal kerusuhan di Mako Brimob, IRT di Aceh ditangkap polisi

Selasa, 15 Mei 2018 14:36 Reporter : Afif
Ilustrasi borgol. ©2013 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial WF (37) di Aceh harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah mengunggah postingan bernada sara di media sosial. IRT asal Gampong Lam Ara, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh, ditangkap diduga telah menulis postingan bernada sara dan provokatif tentang kerusuhan di Mako Brimob.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Misbahul Munauwar mengakatan, WF ditangkap di kediamannya, Senin (14/5) sekira pukul 11.45 WIB. "WF kelahiran Surabaya ditangkap diduga melakukan perbuatan sara melalui media sosial facebook," kata Kombes Pol Misbahul Munauwar, Selasa (15/5).

Misbahul menjelaskan, kasus ini bermula pada tanggal 13 Mei 2018 sekira pukul 09.00 WIB, pelaku membagikan postingan terkait dengan kerusuhan Rutan Mako Brimob atas postingan milik orang lain. Kemudian ada kometar teman facebooknya berinisial LFY menulis "'iya mbak, ini barusan ada bom di gereja santa maria, ngagel sby mbak'.

"Selanjutnya pelaku membalas komentar 'ya say..memang halal darah org kafir say'," kata Misbahul.

Misbahul mengatakan, pelaku disangkakan dengan pasal 45A ayat 2 Jo Pasal 28 ayat 2 Undang-undang Nomor 19/2016 perubahan atas Undang-undang Nomor 11/2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE).

Barang Bukti yang diamankan petugas berupa 1 unit handphone merk OPPO F1s dengan IMEI : 863440032179016 dan IMEI : 863440032179008, kemudian 1 buah Simcard dengan nomor 081269030550.

Saat ini pelaku dan barang bukti diamankan di Ditreskrimsus Polda Aceh untuk pemeriksaan lebih lanjut. "Dimungkinkan kepada pelaku dikenakan wajib lapor Senin dan Kamis sampai perkaranya dilimpahkan ke Kejaksaan," tandasnya. [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini