UN online, SMK di Papua malah mati lampu

Senin, 13 April 2015 13:56 Reporter : Mustiana Lestari
UN online, SMK di Papua malah mati lampu Ujian Nasional 2015. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Hari ini siswa SMA/SMK untuk pertama kalinya ujian dengan menggunakan sistem online atau metode Computer Based Test (CBT). Metode online ini rupanya banyak menemui kendala teknis.

Sebagai contoh, UN di SMK 2, SMK 3 dan SMK 5 di Abepura, Papua. Di sekolah ini UN online terhambat karena mengalami pemadaman listrik.

Listrik yang padam selama 13 menit ini, menyebabkan 756 pelajar sedang ujian berhenti mengerjakan soal ujian. Akhirnya ujian pun diulang lagi setelah listrik menyala pada 09.35 WIT.

Kepala Sekolah SMK 3 Melkianus Mawene mengakui sebelumnya juga komputer di dua ruangan ujian tidak bisa beroperasi. "Jadi sekolah menyiapkan 160 unit komputer yang akan digunakan secara bergantian," kata dia dikutip Antara, Senin (13/4).

Selain di Papua, kendala teknis juga terjadi pada UN di Kota Pekanbaru. Siswa di salah satu SMK sempat mengalami kesulitan memasukkan jawaban karena overload dan tidak tersambung ke server pusat. [rep]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini