Umpat Pengunjung Mal yang Bermasker, Putu Arimbawa Dihukum Memberi Makan ODGJ

Selasa, 4 Mei 2021 17:10 Reporter : Ya'cob Billiocta
Umpat Pengunjung Mal yang Bermasker, Putu Arimbawa Dihukum Memberi Makan ODGJ Putu Arimbawa Pengolok Pengunjung Mal di Surabaya Pakai Masker. ©2021 Merdeka.com/Erwin Yohanes

Merdeka.com - Seorang pria bernama Putu Arimbawa dihukum memberi makan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Liponsos, Kota Surabaya. Sanksi ini diberikan lantaran Putu mengumpat pengunjung yang memakai masker di Pakuwon Mal Surabaya.

"Jadi yang melakukan penindakan terhadap pria itu adalah pihak kepolisian. Namun karena tidak ada unsur pidana, pihak kepolisian menyerahkan penanganannya ke Satgas Covid-19 Surabaya," kata Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara, Selasa (4/5). Dikutip dari Antara.

Menurut dia, sesuai peraturan wali kota tentang penanganan Covid-19, Putu Arimbawa yang umur 28 tahun warga Pancawarna, Petiken, Driyorejo, Gresik ini dikenakan denda administrasi sebesar Rp150 ribu dan kerja sosial di Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Surabaya.

"Kerja sosial yang dimaksud adalah memberi makan ODGJ di Liponsos. Sekitar 1x 24 jam di sana," ujarnya.

Untuk itu, Febri meminta kepada warga Kota Surabaya agar tidak main-main dengan masalah Covid-19. Apalagi, lanjut dia, tujuannya membuat video provokatif yang diunggah di media sosialnya dengan tujuan agar dilihat banyak orang.

"Tindakan provokatif dengan menjelekkan orang yang memakai masker itu tidak dibenarkan dalam kondisi pandemi seperti ini," katanya.

Diketahui video pria berdurasi 34 detik yang mengejek pengunjung mal yang memakai masker tersebut sempat viral di media sosial. Laki-laki berkacamata dengan topi hitam itu melakukan aksinya sambil menggendong anaknya yang masih balita.

Dalam video itu, pria berewok tersebut menuliskan caption "banyak orang tolol pakai masker, blok goblok". Selain itu di caption berikutnya juga bertuliskan, "fungsi masker anda apa? Lek wedi (kalau takut) virus bangun bungker blok ojok nang mal".

Atas peristiwa itu, polisi akhirnya pemburu pria tersebut dan tidak lama setelah viral di media sosial, pria itupun diamankan oleh anggota Polrestabes Surabaya. Namun karena tidak ada unsur pidana, sehingga pria tersebut diserahkan ke Satgas Covid-19 Surabaya. [cob]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini