UGM galang 1.000 tanda tangan tolak Pansus Angket KPK

Senin, 10 Juli 2017 13:38 Reporter : Purnomo Edi
UGM galang 1.000 tanda tangan tolak Pansus Angket KPK UGM gelar 1000 tanda tangan akademisi untuk tolak hak angket KPK. ©2017 merdeka.com/Purnomo Edi

Merdeka.com - Untuk menolak pansus angket dari DPR ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Universitas Gadjah Mada (UGM) menggalang 1.000 tanda tangan dosen dan akademisi. 1.000 tanda tangan ini nantinya akan dipajang pada 17 Juli 2017 mendatang bersamaan dengan deklarasi gerakan UGM Berintegritas.

Koordinator gerakan 1.000 tanda tangan akademisi UGM Sigit Riyanto menyampaikan, gerakan yang digalang merupakan tanggapan dari situasi dan kondisi pelaksanaan hak angket DPR terhadap KPK. UGM, lanjut Sigit berkomitmen pada keberpihakan terhadap gerakan anti korupsi.

"Sampai saat ini sudah ada sekitar 400-an suara yang terdata untuk dukungan pernyataan sikap penolakan pansus angket KPK. Kami targetkan akan ada 1.000 tanda tangan," ucap Sigit yang juga merupakan Dekan Fakultas Hukum UGM, Senin (10/7).

Sigit menuturkan bahwa bersamaan dengan pengumpulan tanda tangan, UGM nantinya akan mendeklarasikan gerakan UGM Berintegritas. Gerakan ini akan kembali meneguhkan UGM sebagai universitas yang berpihak pada gerakan anti korupsi.

"UGM akan memantau dengan cermat perkembangan proses di Pansus Angket KPK. Kita akan menganalisa substansi dari Pansus Angket KPK," papar Sigit.

Terpisah, Rektor UGM Panut Mulyono mendukung langkah para dosen UGM yang menyatakan dukungannya kepada KPK. Menurutnya, langkah dosen UGM untuk mendukung KPK sudah tepat.

"UGM mendukung semua langkah-langkah dosen yang sesuai dengan visi dan misi Universitas Gadjah Mada," pungkas Panut. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini