Ucapan Terakhir Petugas Dishub Makassar usai Ditembak: Terdengar La Ilaha Ilallah

Rabu, 5 Oktober 2022 16:41 Reporter : Ihwan Fajar
Ucapan Terakhir Petugas Dishub Makassar usai Ditembak: Terdengar La Ilaha Ilallah Sidang kasus pembunuhan petugas Dishub Makassar. ©2022 Merdeka.com/Ihwan Fajar

Merdeka.com - Sidang pembunuhan berencana dilakukan eks Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Makassar, Muh Iqbal Asnan Cs terhadap petugas Dishub Makassar, Najamuddin Sewang menghadirkan tiga orang saksi. Dalam sidang terdakwa Chaerul Akmal yang merupakan anggota polisi mengakui menembak Najamuddin dengan menggunakan tangan kiri.

Dalam persidangan, Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Makassar Jhonicol Richard meminta terdakwa M Asri dan Chaerul Akmal untuk membuka masker yang dikenakan. Hal itu dilakukan untuk menanyakan kepada saksi M Nasri apakah ada dia kenali.

Jhonicol mengaku saksi Nasri merupakan orang pertama menolong Najamuddin Sewang. Apalagi berdasarkan kesaksian M Nasri mendengar suara letusan.

"Betul saudara waktu itu pakai jaket Maxim?" kata Jhonicol.

"Iya, betul yang mulia," jawab Chaerul.

Jhonicol juga menanyakan apakah Chaerul Akmal merupakan kidal. Ia juga mempertanyakan apakah benar Chaerul menembak Najamuddin Sewang dengan menggunakan tangan kiri.

"Pakai tangan kiri, yang mulia. Ditembak dari belakang," ungkap Chaerul.

2 dari 2 halaman

Sementara saksi M Nasir mengaku sempat mendengar suara letusan saat kejadian. Nasir mengira letusan tersebut adalah suara knalpot motor meledak.

"Saya sempat dengar suara letusan sampai saya kaget. Saya kira knalpot dan saya berdiri. Berselang satu menit, saya lihat korban sudah oleng ke arah kanan, sementara yang gunakan jaket Maxim langsung laju cepat," ujar Nasir.

Saat itu, Nasir mengira korban terjatuh dari motornya karena kaget saat mendengar suara letusan. Ia lalu menolong korban dan membaringkannya di balai-balai bambu.

"Saya sempat dengar korban bilang La Ilaha Ilallah," ucapnya.

Awalnya, kata Nasir, ia sempat tidak percaya korban ditembak. Sebab, tak ada tetesan darah sama sekali di lokasi kejadian.

Barulah pada malam hari, ia diminta untuk datang ke Polsek Tamalate. Di situ, polisi memberitahu ke Nasir bahwa Najamuddin adalah korban penembakan.

"Pas malamnya saya dipanggil polisi dari Polsek Tamalate baru dikasih tahu kalau korban meninggal karena ditembak. Saya kaget karena waktu lihat tidak ada bercak darah sama sekali. Saya tidak percaya, nanti polisi kasih lihat fotonya baru percaya," ucapnya.

Sidang yang digelar, jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan saksi M Nasir, Sahabuddin, dan Rivaldi. [ded]

Baca juga:
Eks Kasatpol PP Makassar Dihadapi 2 Kasus Hukum: Pembunuhan Petugas Dishub & Korupsi
Ini Pengakuan Wanita yang Diduga Jadi Penyebab Pembunuhan Petugas Dishub Makassar
Sidang Pembunuhan Petugas Dishub, Hakim Tolak Eksepsi Eks Kasatpol PP Makassar
Eks Kasatpol PP Makassar Didakwa Lakukan Pembunuhan Berencana terhadap Petugas Dishub
Eks Kasatpol PP Rencanakan Eksekusi Petugas Dishub Makassar di Balai Kota
Dijanjikan Rp200 Juta, Ini Detik-Detik Polisi Tembak Petugas Dishub Makassar

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Pembunuhan
  3. Makassar
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini