Tutup, pedagang dekat lokasi ngunduh mantu Bobby-Kahiyang ngaku rugi

Jumat, 24 November 2017 14:18 Reporter : Yan Muhardiansyah
Tutup, pedagang dekat lokasi ngunduh mantu Bobby-Kahiyang ngaku rugi Bobby Kahiyang di Medan. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Pertokoan di sekitar lokasi ngunduh mantu Muhammad Bobby Afif Nasution - Kahiyang Ayu terpaksa tutup selama 3 hari acara, 23-26 November 2017. Akibat penutupan bisnis ini, ada yang mengaku merugi hingga sekitar Rp 100 juta.

Deretan pertokoan Orchad Chain Business Center (OCBC) di Jalan Ringroad memang merupakan lokasi terdekat dengan kediaman keluarga Bobby di Bukit Hijau Regency. Hanya dipisahkan dengan pagar kompleks.

Di pertokoan itu pula ditempatkan media center acara ngunduh mantu. Juga ada yang dijadikan posko pengamanan. Selama acara ngunduh mantu, parkiran pertokoan itu rencananya akan dijadikan lokasi parkir VIP.

Selain ruko yang masih kosong dan sedang dikerjakan, banyak di antaranya sudah menjadi lokasi usaha, seperti kafe, rumah makan, klinik, dan kantor perusahaan pembiayaan.

Sejak Jumat (24/11) lokasi itu sudah disterilkan. Usaha di sana diliburkan. "Dampak negatifnya pasti kita mengalami kerugian," kata Randy, Suvervisor Outlet Coffee Box di Kompleks OCBC Ring Road kepada wartawan.

Randy mengatakan, kerugian pihaknya mencapai Rp 100 juta. "Hitung-hitung ya dari total omzet per harinya, untuk tiga hari itu dari Jumat, Sabtu dan Minggu, itu kategori weekend. Total-total kerugian kita selama tiga hari itu kemungkinan besar hampir Rp 90 juta sampai 100 juta," jelasnya.

Menurut Randy, mereka memang hanya dianjurkan libur. Budi Arno, karyawan Restoran Garuda, di Kompleks Ruko OCBC, juga mengatakan mereka tidak dipaksa tutup. Namun, tidak akan ada lokasi parkir.

"ita sudah koordinasi sama pihak pengamanan acara ini, sebenarnya tidak ada imbauan untuk tutup, tidak ada kewajiban untuk tutup, boleh beroperasi sampai tanggal 26, tetapi dengan ketentuan artinya lokasi parkir tidak ada disediakan untuk tamu kami, lokasi parkir dialihkan ke tempat lain," sebutnya.

Seperti Randy, Arno juga mengakui adanya surat dari manajemen kompleks pertokoan itu. Namun isinya hanya imbauan. Dalam dokumen yang beredar itu, isinya bukan lagi imbauan. Seluruh usaha itu diwajibkan tutup pada 24-26 November 2017. [eko]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini