Turun di Sidoarjo, Risma yakinkan komitmen Gus Ipul-Puti terkait sekolah gratis

Rabu, 20 Juni 2018 06:38 Reporter : Nanang Ichwan
Turun di Sidoarjo, Risma yakinkan komitmen Gus Ipul-Puti terkait sekolah gratis Risma bersama warga Rungkut. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Tri Rismaharini manfaatkan liburnya kembali turun gunung di wilayah Sidoarjo, tepatnya di Desa Kloposepuh, Sukodono, Sidoarjo, Selasa (19/6) malam untuk menghadiri acara Halal Bihalal & Silaturrahmi Yayasan Berkarya.

Acara yang dihadiri ratusan tokoh agama, pengurus dan anggota Fatayat serta Muslimat NU se-Sidoarjo. Risma disambut hangat masyarakat. Bahkan, kehadiran Risma menjadi perhatian masyarakat setempat, banyak di antara mereka berebut berfoto bersama.

Risma pun melayani mereka dengan sabar, ramah dan senyuman. Dihadapan masyarakat yang hadir, Risma kembali menegaskan jika pendidikan mempunyai peran yang sangat penting untuk memutus rantai kemiskinan dan mengangkat derajat warga Jawa Timur.

Menurutnya, cara memangkas kemiskinian adalah pendidikan. Itu pilihannya. "Karena itu, saya tak ingin anak-anak kurang mampu tak bisa sekolah gara-gara terkendala biaya," ucap dia.

Oleh karena itu, ucap Risma, pihaknya tidak ingin warga Jatim keliru dalam memilih pemimpin di Pilgub Jatim 27 Juni mendatang. Risma pun menyerukan jika paslon nomor urut 2 Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur yang memiliki komitmen program pendidikan gratis.

"Hanya paslon nomor urut 2, Gus Ipul dan Mbak Puti pasangan pemimpin yang mau mendengar serta komitmen dalam pendidikan gratis bagi SMA dan SMK," ungkap dia.

Risma menceritakan, komitmen Gus Ipul saat itu, Risma sempat bertemu Gus Ipul di Kantor PDI Perjuangan di Jakarta, sebelum penetapan pasangan calon. Risma meminta kesanggupan Gus Ipul bisa menggratiskan biaya sekolah di Jawa Timur bila terpilih nanti.

"Saya tanya kesanggupan itu, dan Gus Ipul menyatakan siap. Makanya saya mendukung beliau," ujar kader PDIP ini.

Risma mengaku pihaknya sudah membuktikan pendidikan gratis di Surabaya. Di mana sekolah negeri di Surabaya, dari SD, SMP, sampai SMA dan sederajat, tidak dipungut biaya alias gratis melalui subsidi pemerintah.

Hanya sekarang, sambung dia, untuk SMA sudah diambil alih Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Menurut Risma, Jawa Timur butuh pemimpin yang mau mendengar dan belajar. Dia juga harus mau bersinergi dan berkolaborasi.

"Itu ada di Gus Ipul dan Mbak Puti. Beliau komitmen terhadap pendidikan gratis," ungkapnya.

Direktur Yayasan Berkarya Moh. Bahrudin ST mengatakan, pihaknya sangat konsen dalam pemberdayaan sosial dan masyarakat. Salah satunya, memberikan beasiswa pendidikan kepada anak-anak kurang beruntung.

“Saat ini, sudah ribuan anak yang telah mendapatkan bantuan beasiswa agar bisa sekolah,” katanya dalam sambutannya.

Bahrudin sangat berharap, ke depan bisa mendapat bantuan dan akses pendidikan agar anak-anak kurang beruntung bisa sekolah gratis. [hhw]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini