Tuntut Pembebasan 26 Rekan, Ratusan Imigran 'Nginep' di Depan Imigrasi Makassar

Kamis, 12 September 2019 09:02 Reporter : Salviah Ika Padmasari
Tuntut Pembebasan 26 Rekan, Ratusan Imigran 'Nginep' di Depan Imigrasi Makassar Demo imigran di depan Rudenim Makassar. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Sedikitnya 300-an imigran pencari suaka yang dari pagi hingga siang tadi, Rabu, (11/9) berunjuk rasa di jl Lembaga Bolangi, Desa Timbuseng, Kecamatan Patalassang, Gowa tepatnya di depan kantor Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Makassar memilih bertahan dan tidur di jalan tanpa alas tikar atau semacamnya.

Seperti tekat MohammadTaher, (24), imigran asal Afghanistan dan ratusan rekannya yang lain, bahwa mereka tidak akan tinggalkan tempat itu sampai 26 rekannya dilepaskan dari Rudde. Mereka pun benar-benar menginap dan tidur di badan jalan hanya bermodal jaket. Tanpa selimut, tanpa obat nyamuk.

"Kami tidak akan tinggalkan tempat sampai rekan kami dibebaskan " seru Mohammad Taher.

Kasat Sabhara Polres Gowa, AKP Alhabsy yang dikonfirmasi malam ini membenarkan kegiatan para imigran itu di depan Rudenim.

"Iya mereka menginap dan tidur di jalan depan Ridenim. Tuntutannya tetap sama, ingin 26 orang rekannya segera dilepaskan, kata Alhabsy.

Mereka dalam pengawasan anggota Polsek Bontomarannu dan satuan Sabhara. Sementara ini masih kondusif.

Soal sampai kapan aksi para imigran ini dikawal, kata Alhabsy, sampai mereka kelelahan sendiri. [rhm]

Topik berita Terkait:
  1. Imigrasi
  2. Pencari Suaka
  3. Makassar
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini