Tumpahan Minyak Pertamina Sebabkan Bau Menyengat dan Tembok Rumah Warga Menghitam

Kamis, 29 Agustus 2019 15:51 Reporter : Bram Salam
Tumpahan Minyak Pertamina Sebabkan Bau Menyengat dan Tembok Rumah Warga Menghitam Dampak tumpahan minyak Pertamina di Karawang. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Dampak pencemaran tumpahan minyak Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) di pesisir Karawang semakin mengkhawatirkan. Saat ini, tumpahan minyak memenuhi dinding hingga masuk ke dalam rumah warga di bibir pantai Desa Cemarajaya, Kecamatan Cibuaya, Karawang.

"Air laut sedang pasang, tumpahan limbah minyak nempel di rumah warga yang bermukim di bibir pantai," kata warga sekitar bernama Lina, Kamis (29/8).

Selain meninggalkan bekas hitam di tembok rumah, tumpahan minyak juga menyebabkan bau menyengat.

"Baunya sangat menyengat akibat tumpahan minyak masuk ke dalam rumah," kata Lina yang tinggal di RT 03 RW 03.

Akibatnya, banyak warga yang tidak kuat bau menyengat minyak memilih mengungsi ke tempat aman. "Baunya lebih keras dari sebelumnya, jadi harus menggunakan masker," tandasnya.

Koalisi masyarakat sipil Karawang, Erik Ramdani mengatakan dampak tumpahan minyak Pertamina yang terbawa arus gelombang air laut makin tebal dan tidak terkendali, serta mengancam kehidupan masyarakat pesisir pantai Karawang.

"Hasil peninjauan di lapangan tumpahan oil spill makin banyak dan tebal tersebar sepanjang pantai," kata Erik. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini