Tukang Urut Naik Haji Walau Penghasilan Pas-pasan

Rabu, 24 Juli 2019 04:04 Reporter : Yan Muhardiansyah
Tukang Urut Naik Haji Walau Penghasilan Pas-pasan Tukang Urut di Batubara Naik Haji. ©2019 Merdeka.com/Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Panggilan berhaji bisa datang dengan cara apa saja. Seorang tukang urut di Batubara, Sumatera Utara, Kamaluddin Bin Mohammad Hafiz alias Ongku (65), mendapat berkah menunaikan ibadah haji melalui salah seorang pasiennya.

Kamaluddin merupakan warga Lingkungan V Kelurahan Lima Puluh Kota, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batubara, Sumut. Pekerjaannya sehari-hari hanya sebagai tukang urut. Dengan penghasilan pas-pasan, dia hanya bisa memendam keinginan untuk dapat berangkat ke Tanah Suci.

"Penghasilan saya sebagai tukang kusuk (urut) tak menentu, kadang dikasih orang Rp50.000, kadang Rp100.000, hanya bisa untuk biaya hidup sehari-hari. Rasa-rasanya tak mungkin saya bisa naik haji," cerita Kamaluddin, Selasa (23/7).

Tak disangka-sangka, pada 2011, keinginan Kamaluddin untuk berhaji jadi kenyataan. Rezeki itu datang melalui orang yang diurut. Ketika itu dia mengurut seorang pengusaha di Batubara. "Dia sakit kedua kakinya bengkak," ucap Kamaluddin.

Ternyata pasiennya itu sembuh. Kamaluddin pun dikunjungi dan diajak berbincang empat mata. Sang pasien menawarinya naik haji. "Dia bilang, Uwak mau naik haji? Kubilang, Maulah," cerita Kamaluddin.

Ternyata sang pasien bernazar jika penyakitnya sembuh, dia akan memberangkatkan tukang urutnya itu ke Tanah Suci untuk berhaji. "Dia tak mau disebutkan namanya. Sebut saja hamba Allah," tutur Kamaluddin.

Setelah Kamaluddin menyatakan bersedia naik haji, si pasien langsung membawanya ke Bank Sumut dan diberi Rp25 juta. Esok harinya ditransfer Rp5 juta lagi, sehingga totalnya menjadi Rp30 juta. "Saya terharu sekali," ucapnya.

Kamaluddin kemudian menambah uang yang diberikan pasiennya itu dengan tabungannya sebesar Rp1.750.000. Terkumpullah Rp31,75 juta untuk menggenapkan ongkos naik haji.

Kini Kamaluddin sudah siap berangkat haji. Dia bahkan telah menggelar kenduri sederhana di kampungnya sebagai bentuk rasa syukur.

Kamaluddin tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 18 Embarkasi Medan. Dia dan 313 calon jemaah haji beserta 7 orang pendamping haji Kabupaten Batubara akan masuk Asrama Haji Medan pada 29 Juli 2019. Esok harinya, 30 Juli 2019 sekitar pukul 18.30 Wib, mereka akan terbang menuju Jeddah, Arab Saudi, untuk melaksanakan ibadah haji. Semoga menjadi haji yang mabrur. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. Haji 2019
  2. Haji
  3. Limapuluh Batubara
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini