Tubuh istri & anak hancur dilindas truk, Sandi nangis histeris

Selasa, 21 Oktober 2014 15:29 Reporter : Parwito
Tubuh istri & anak hancur dilindas truk, Sandi nangis histeris Ilustrasi Kecelakaan. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Kecelakaan tragis terjadi di Kawasan Pantai Utara (Pantura), tepatnya di Desa Jambearum, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah Selasa (21/10) siang. Seorang ibu dan anak yang membonceng sepeda motor suaminya tewas seketika usai terjatuh setelah menabrak pembatas jalan kemudian terlindas truk gandeng tanpa muatan.

Sang suami Sandi Priyanto pengendara selamat meski menderita luka tidak begitu parah. Sementara truk sempat kabur namun berhasil dikejar oleh warga lalu diserahkan warga ke polisi.

Akibat kecelakaan tersebut, tubuh sang ibu dan anak warga Wonokerto Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah itu nyaris tidak dapat dikenali karena parahnya luka usai terlindas truk bernomor polisi (bernopol) S 8988 UX yang dikemudikan Sugiyanto warga Jombang, Jawa Timur.

Usai kecelakaan Sandi sang suami langsung histeris dan shock karena tak kuasa menahan sedih istri dan anaknya tewas mengenaskan dilindas truk. Korban tewas diketahui bernama Leni Aprilianah (25) dan anak laki-laki yang baru berumur empat tahun itu. Satu keluarga ini mengendarai sepeda motor Honda Vario G 2318 HT berangkat dari Pekalongan hendak menuju ke Wonogiri.

"Saat sampai di lokasi dan sepeda motor saya hendak menyalip truk gandeng ada pembatas jalan di sisi kanan," ungkapnya sambil merintih kesakitan kepada wartawan di sekitar tempat kejadian.

Nasrullah, saksi mata kejadian yang merupakan warga sekitar mengungkapkan korban tidak mengetahui jika di jalur tersebut ada perbaikan jalan sehingga sepeda motornya yang melaju dari arah barat ke timur begitu membanting sisi kanan langsung menabrak pembatas jalan hingga terjatuh.

"Pembonceng terpelanting masuk ke kolong truk yang berjalan hingga terlindas dan tewas di lokasi kejadian. Saat terjatuh dua orang masuk ke kolong truk dan terlindas," ungkapnya.

Sopir truk gandeng Sugianto anehnya sama sekali tidak mengetahui roda gandengannya melindas korban. "Saya baru tahu melindas korban saat dikejar warga," ungkapnya.

Begitu tiba di lokasi kejadian, polisi langsung mengevakuasi dua jasad korban tewas yang nyaris tidak berbentuk ke kamar jenazah RSUD Suwondo. Sementara sang suami Sandi saat ini masih menjalani perawatan di Ruang Unit Gawat Darurat RSUD Suwondo, Kabupaten Kendal.

Akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian sempat tersendat beberapa jam. Usai petugas Satlantas Polres Kendal melakukan rekayasa terhadap arus berangsur pulih kembali yang awalnya terjadi kemacetan panjang saat ini sudah normal. Saat ini kasus kecelakaan yang menewaskan ibu dan anak ini ditangani Polres Kendal, Jawa Tengah. Sugiyanto sang sopir truk gandeng masih diperiksa secara intensif di Unit Lakalantas Satlantas Polres Kendal, Jawa Tengah. [hhw]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini