Trimedya Minta Seragam Polisi Dimasukkan ke Celana dan Perut Tak Buncit

Rabu, 20 November 2019 14:21 Reporter : Ahda Bayhaqi
Trimedya Minta Seragam Polisi Dimasukkan ke Celana dan Perut Tak Buncit Trimedya Panjaitan. ©dpr.go.id

Merdeka.com - Anggota DPR Trimedya Panjaitan menyinggung perut buncit aparat kepolisian saat rapat kerja bersama Kapolri Jenderal Idham Azis. Awalnya, Trimedya menyinggung gaya berpakaian Jenderal Idham. Menurut Trimedya, polisi seharusnya berpakaian rapih.

"Saya itu tak terlalu sreg pak polisi ini bajunya dikeluarin, kalau bisa seperti dulu lagi dimasukin bajunya," kata Trimedya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11).

Politikus PDI Perjuangan itu menyinggung, sejak zaman Kapolri Jenderal Tito Karnavian, seragam polisi tidak dimasukkan ke celana. Harusnya, kata Trimedya, terlihat lebih rapih agar dekat dengan rakyat.

"Dari zaman mas Tito baju dikeluarin tetapi kalau saya lihat polisi lebih sreg baju dimasukin lagi, lebih rapi kelihatannya, lebih dekat dengan rakyat," kata Trimedya.

1 dari 1 halaman

Tiru Perut Kapolri

Dia sampai menyinggung perut anggota kepolisian yang identik dengan perut buncit. Tetapi, Trimedya memuji Idham yang menjaga tubuhnya. Dia minta seluruh anggota kepolisian mengikuti fisik pimpinannya.

"Kalau soal perutnya sama dengan perut saya, itu soal olahraga, supaya semua jajaran polri bisa niru perutnya saudara Kapolri," kata Trimedya.

"Tadi di ruang pimpinan, saudara Kapolri bilang waktu ketemu Pak Prabowo wah perutnya letnan satu, kata Pak Prabowo," sambungnya. [eko]

Baca juga:
Rapat di Komisi III, Kapolri Bawa Seluruh Kapolda
Komisi III Minta Kapolri Beri Perhatian Khusus di Kasus Penyiraman Novel
Anggota DPR Ungkap Ada Kepala Daerah Siapkan Jatah Anggaran Proyek untuk Polisi
Kapolri Idham Azis Rapat Perdana dengan Komisi III DPR
Sama-sama Sulit Terungkap, Kapolri Sandingkan Kasus Akseyna dengan Novel

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini