Tragedi Susur Sungai Sempor, Enam Pelajar Alami Gejala Gangguan Psikis

Senin, 24 Februari 2020 11:33 Reporter : Purnomo Edi
Tragedi Susur Sungai Sempor, Enam Pelajar Alami Gejala Gangguan Psikis Tim Psikolog Dampingi Siswa SMP 1 Turi. ©2020 Merdeka.com/Purnomo Edi

Merdeka.com - Usai insiden meninggalnya 10 orang siswa saat mengikuti kegiatan Pramuka dalam bentuk susur Sungai Sempor, siswa-siswa SMP Negeri 1 Turi kembali masuk ke sekolah, Senin (24/2).

Di hari pertama sekolah, tim pendampingan psikologis nampak mendampingi para siswa kelas 7 dan 8. Tim psikolog ini memastikan kondisi para siswa pasca-terjadinya insiden susur Sungai Sempor.

Ketua Ikatan Psikolog Klinis Indonesia wilayah DIY Siti Urbayatun menerangkan, dari pendampingan yang dilakukan ada enam siswi yang mengalami gejala gangguan psikis. Keenam siswi ini menunjukkan sejumlah gejala gangguan psikis baik secara emosi, fisik dan perilaku.

Siti menjabarkan bentuk gejala gangguan ada beberapa macam, mulai dari psikis, fisik, hingga perilaku. Gejala psikis yang ditunjukkan di antaranya menunjukkan raut wajah sedih, gejala fisik misal mual. Sedangkan gejala perilaku yaitu berteriak.

"Sekali lagi, ini gejala. Belum bisa disebut gangguan melainkan reaksi dari apa yang baru saja dialami. Untuk menanganinya, kami juga bekerja sama dengan tim medis," ujar Siti di SMP Negeri 1 Turi.

Siti mengungkapkan pihaknya akan melakukan pendampingan kepada para siswa SMP Negeri 1 Turi hingga seminggu ke depan. Selain pendampingan, tim psikolog juga akan memantau kondisi psikis para siswa.

Siti menjabarkan tim psikolog selain mendampingi para siswa di SMP Negeri 1 Turi juga mendampingi orangtua korban. Pendampingan ini dilakukan di rumah orangtua korban.

Sementara itu Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Turi, Tutik Nurdiana menyebut jika pihaknya mengikuti instruksi dari tim pendamping psikologis untuk kelas 7 dan kelas 8. Sementara itu untuk kelas 9 tetap akan mengikuti serangkaian tes akademik.

"Untuk kelas 7 dan 8 saya sudah matur (bilang) kalau saya nderek (ikut) tim psikolog dan dinas," ucap Tutik. [did]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini