Tragedi Kanjuruhan Malang, Dirut PT LIB dan Ketua PSSI Jatim Diperiksa Polisi

Senin, 3 Oktober 2022 13:58 Reporter : Bachtiarudin Alam
Tragedi Kanjuruhan Malang, Dirut PT LIB dan Ketua PSSI Jatim Diperiksa Polisi Suasana kericuhan di laga Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan. ©2022 REUTERS TV

Merdeka.com - Polisi memangil sejumlah pihak untuk dimintai keterangan kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Senin (3/10) hari ini. Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menyampaikan mereka yang dipanggil di antaranya, Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Ketua PSSI Jatim, Ketua Panitia penyelenggara laga antara Arema FC dan Persebaya Surabaya, dan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadipora) Jatim.

"InsyaAllah akan dimintai keterangannya oleh penyidik hari ini," kata Dedi saat konferensi pers di Jatim.

Selain saksi-saksi tersebut, polisi juga memeriksa 18 anggota polisi yang bertugas saat tragedi berdarah kericuhan di Stadion Kanjuruhan. Pemeriksaan dilakukan terkait penggunaan gas air mata untuk mengatasi kerusuhan.

2 dari 2 halaman

Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo sebelumnya menegaskan bahwa, Polri akan menindaklanjuti instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait dengan terjadinya peristiwa tersebut. Listyo menekankan, timnya telah dikerahkan untuk mengusut tuntas terkait dengan proses penyelenggaraan, pengamanan sekaligus melakukan investigasi terkait dengan hal itu.

"Saat ini saya telah mengajak tim dari Mabes Polri terdiri dari Bareskrim, Propam, Sops, Pusdkkkes, Inafis, Puslabfor untuk melakukan langkah-langkah terkait pendalaman terhadap investigasi yang kami lakukan," ujar Listyo.

Listyo pun memaparkan bahwa, tim DVI langsung melakukan proses identifikasi terhadap seluruh masyarakat yang menjadi korban dalam insiden tersebut.

Untuk saat ini, kata Listyo, berdasarkan hasil koordinasi dengan Dinas Kesehatan kab/kota, jumlah korban meninggal dunia akibat peristiwa tersebut sekarang berjumlah 125.

"Saat ini data terakhir hasil pengecekan verifikasi Dinkes jumlahnya 125. Tadi 129, karena ada tercatat ganda. Kemudian tentunya kami lakukan langkah-langkah lanjutan dengan tim DVI kemudian tim penyidik untuk pendalaman lebih lanjut untuk menginvestigasi secara tuntas dan nanti hasilnya kita sampikan ke seluruh masyarakat," papar Listyo.

Reporter: Ady Anugrahadi [ray]

Baca juga:
Usut Tragedi Kerusuhan, Polisi Periksa 32 CCTV di Sekitar Stadion Kanjuruhan
Update Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan: 445 Orang Luka-Luka dan 125 Meninggal Dunia
Mahfud MD: Negara Tanggung Biaya Perawatan Korban Kanjuruhan, Termasuk Trauma Healing
Menpora & Kapolri Takziah Ke Rumah Korban Kericuhan di Stadion Kanjuruhan
Momen Haru Pemakaman Jenazah Briptu Yoyok, Polisi Tewas di Kericuhan Kanjuruhan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini