Tradisi rebutan bangku di hari pertama sekolah

Senin, 16 Juli 2018 10:27 Reporter : Bram Salam
Tradisi rebutan bangku di hari pertama sekolah rebutan bangku hari pertama sekolah. ©2018 Merdeka.com/Bram Salam

Merdeka.com - Sekolah mulai membuka pintu gerbangnya setelah libur panjang kenaikan kelas dan Idul Fitri 1439 Hijriyah. Para wali murid mulai menunggu para siswa dan orang tuanya pada hari pertama tahun ajaran baru.

Pemandangan berbeda terlihat di Sekolah Dasar Negeri Gempol Kolot 1 ,Desa Gempol Kolot, Kecamatan Banyusari, Karawang. Beberapa orang tua yang baru memasukkan anaknya dari pagi sudah mendatangi sekolah untuk berebut bangku.

Banyak murid kelas 1 berangkat pagi untuk berebut bangku sekolah di deretan depan kelas dibantu oleh orang tua. Ini dilakukan karena kurangnya ruangan belajar.

"Sejak pagi berangkat, sengaja datang lebih pagi pada hari pertama masuk sekolah untuk bisa memilih tempat duduk yang paling depan, dengan harapan dapat belajar dengan optimal," kata salah satu orang tua, Edi (40), Senin (16/7).

rebutan bangku hari pertama sekolah 2018 Merdeka.com/Bram Salam

Menurut Edi, sebagian besar siswa sengaja datang lebih pagi pada hari pertama masuk sekolah untuk bisa memilih tempat duduk. Namun bagi dirinya, pemilihan tempat duduk bukan menjadi yang utama.

"Kalau saya tidak masalah terkait tempat duduk yang penting hari ini biar semangat sekolah berangkat lebih awal karena sudah hampir sebulan libur," ungkapnya.

Sementara Kepala Sekolah SDN Gempol Kokot 1 Ahmad Dahlan mengatakan, tahun ajaran baru tahun ini mengalami peningkatan hingga mencapai 60 siswa yang mendaftar, sedangkan ruang belajar terbatas.

"Hingga pagi ini jumlah siswa baru kelas 1 mencapai 60 siswa,sebetulnya over kapasitas namun tak bisa menolak keinginan orangtua siswa," tutupnya. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini