Tolak eksekusi, Anand Krishna kembalikan surat Kejari Jaksel

Minggu, 11 November 2012 20:09 Reporter : Wayan Anantara
Tolak eksekusi, Anand Krishna kembalikan surat Kejari Jaksel Anand Krishna. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Tokoh pluralisme Anand Krishna menolak putusan eksekusi atas kasus pelecehan seksual yang dilaporkan bekas anak buahnya. Pelaksanaan eksekusi itu sendiri akan dilakukan Selasa (13/11) mendatang melalui kiriman surat oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan.

Anand memberikan penolakan dengan mengembalikan surat pemberitahuan eksekusi tersebut. "Saya sudah terima surat itu. Tapi tidak saya baca dan kembalikan ke Kejari Jaksel," ujar Anand kepada wartawan di Denpasar, Minggu (11/11).

Menurut Anand, vonis penjara 2,5 tahun yang dijatuhkan merupakan pelanggaran hukum. Pasalnya, dirinya telah mendapat vonis bebas dari pengadilan. "Saya akan melawan tindakan cacat hukum ini sampai darah penghabisan," tegasnya.

Hal itu juga telah diperkuat dengan berbagai pandangan pakar hukum lainnya saat digelar eksaminasi atas kasusnya seperti di UGM dan Universitas Udayana. Dalam diskusi membahas kasus itu, mereka mencatat telah terjadi pelanggaran HAM dan konstitusi terhadap kasus Anand.

Meski menolak, Anand mengatakan akan tetap berada di padepokannya di Ubud, Bali bersama para muridnya pada hari eksekusi nanti. "Saya berjanji tidak akan melarikan diri," tandasnya. [tyo]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini