TNI perketat wilayah perbatasan buru tujuh sisa anggota kelompok MIT di Poso

Rabu, 25 April 2018 14:25 Reporter : Merdeka
TNI perketat wilayah perbatasan buru tujuh sisa anggota kelompok MIT di Poso operasi tinombala. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayor Jenderal M Sabrar Fadhilah, memastikan TNI masih dilibatkan dalam Operasi Tinombala memburu tujuh sisa anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Poso, Sulawesi Tengah. TNI masih dilibatkan memburu sisa kelompok MIT setelah Operasi Tinombala dilanjutkan.

"Kita kerja sama di situ, bersama-sama mengatur tugas, mana yang tugasnya lebih ke kepolisian, mana tugasnya kepada TNI. Diatur di situ dan kita bekerja sama yang kuat," kata Sabrar di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Rabu (25/4).

Menurut Sabrar, lingkup kekuasaan kelompok MIT semakin sempit. Kendati begitu, dia meminta kewaspadaan TNI-Polri dalam mengamankan wilayah.

"Jadi artinya, kita menjaga supaya tidak berkembang lagi, maka dilakukan operasi teritorial, pendekatan humanis," kata dia.

Meski begitu, mantan Kapuspen TNI AD ini menjelaskan, personel militer untuk operasi lanjutan inidikurangi jumlahnya. Hal ini dikarenakan adanya penyesuaian dengan medan.

"Artinya masih dibutuhkan kekuatan yang lama untuk meneruskam sisa kemarin, sambil nanti menunggu berikutnya ditata kembali," tukas dia.

Hingga saat ini, Sabrar belum mengetahui sampai kapan pelibatan TNI dalam Operasi Tinomblaa. Pihaknya hanya mengetahui bahwa masih ada anggota kelompok MIT yang bergerak dan bisa memiliki pengaruh ke dunia luar lewat info di internet.

"Soal waktu nanti kita bicara lebih jauh lagi. Ini masih ada yang bergerak," pungkas dia.

Tinombala sendiri telah dilakukan berulang kali, sejak berjalan di Januari 2016. Saat itu, operasi ini digelar untuk memburu puluhan anggota terduga teroris kelompok MIT. Dipetakan, posisi mereka bersembunyi hutan Gunung Biru, Taman Jeka, Poso.

Reporter: Muhammad Radityo Priyasmoro

Sumber: Liputan6.com [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini