TNI Kerahkan Prajurit hingga Alutsista Tangani Banjir di Kalsel

Sabtu, 16 Januari 2021 13:34 Reporter : Nur Habibie
TNI Kerahkan Prajurit hingga Alutsista Tangani Banjir di Kalsel Panglima TNI tinjau banjir di Kalimantan Selatan. ©Istimewa

Merdeka.com - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, meninjau langsung ke lokasi bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Banjir ini terjadi pada Minggu (3/1) sekitar pukul 10.30 Wita.

Sebelumnya, Hadi lebih dulu menginstruksikan jajaran TNI untuk terjun di lokasi tersebut. Tak hanya mengirimkan Prajurit, namun dirinya juga mengirimkan bantuan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista).

"Pastikan setiap permasalahan yang ada segera dilaporkan dan dicari solusinya. Tujuannya untuk melayani masyarakat yang terkena musibah. Koordinasi dengan pihak terkait dan harus terus di evaluasi," kata Hadi di lokasi, Sabtu (16/1).

Kini, pihaknya telah mendirikan sejumlah posko bencana serta dapur lapangan. Tak hanya itu, mereka juga mendatangkan air bersih dari wilayah yang tak terdampak banjir.

"Saat ini TNI telah mendirikan Posko Bencana dan dapur lapangan, menampung dan menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Mendatangkan alat berat untuk membuka akses jalan yang terputus dan mendatangkan air bersih dari wilayah yang tidak terdampak," jelasnya.

Jenderal bintang empat ini juga menyampaikan, pihaknya akan terus melanjutkan evakuasi warga dan pencarian terhadap korban hilang bersama Basarnas, Polri, BPBD dan relawan.

"Serta melaksanakan koordinasi secara intens dengan instansi terkait dalam penanganan bencana banjir di Tanah Laut. Jika diperlukan helikopter sampaikan, akan kita siapkan," ungkapnya.

Prajurit TNI gabungan yang diterjunkan sebanyak 1.053 personel yang terdiri dari Prajurit Kodam VI/Mulawarman, Yon Ang Air TNI AD, Korps Marinir TNI AL, Korps Paskhas TNI AU dan Prajurit TNI AU.

"Hal ini merupakan bentuk kepedulian TNI dalam misi kemanusiaan dan juga merupakan bagian dari tugas pokok TNI sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia Pasal 7 Ayat 2, diantaranya melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP)," ujarnya.

Adapun bantuan yang diserahkan Panglima TNI, berupa 34 Perahu Karet terdiri dari 8 Perahu Karet TNI AD, 8 Perahu Karet TNI AL (Marinir), 10 Perahu Karet Basarnas dan 8 Perahu Karet TNI AU (Paskhas) berikut dengan motor tempel serta 10.000 paket sembako dari Presiden Republik Indonesia yang diangkut menggunakan Pesawat Heculles A-1327. [ded]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini