Tinjau penanganan korban gempa, Jokowi akan menginap di tenda pengungsian

Senin, 13 Agustus 2018 16:22 Reporter : Merdeka
Tinjau penanganan korban gempa, Jokowi akan menginap di tenda pengungsian Jokowi Tinjau Penanganan Gempa di Lombok. ©2018 Liputan6.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi bertolak menuju Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Senin (13/8) siang. Jokowi berangkat dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

Jokowi direncanakan meninjau posko pengungsian gempa Lombok. Kepala Negara tiba di Bandar Udara Internasional Lombok, Kabupaten Lombok Tengah, NTB, sekitar pukul 16.08 WITA. Kemudian Jokowi dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara dengan menggunakan helikopter Super Puma TNI AU. Lombok Utara adalah daerah yang paling terdampak gempa karena berdekatan dengan pusat gempa.

"Di Kabupaten Lombok Utara Presiden akan meninjau dapur umum, trauma healing, posko pengungsian korban bencana dan rumah sakit lapangan. Presiden juga akan menyerahkan bantuan secara langsung kepada para korban," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (13/8).

Setelah itu, Jokowi akan menuju tenda untuk bermalam dan melanjutkan agenda kerja keesokan harinya. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga hari ini menyebutkan 436 orang meninggal dunia akibat gempa bumi 7 SR. Korban meninggal dunia tersebar di Kabupaten Lombok Utara 374 orang, Lombok Barat 37 orang, Kota Mataram 9 orang, Lombok Timur 12 orang, Lombok Tengah 2 orang dan Kota Lombok 2 orang.

Sementara itu, korban luka-luka tercatat 1.353 orang, dengan rincian 783 orang luka berat dan 570 orang luka ringan. Korban luka-luka paling banyak terdapat di Lombok Utara sebanyak 640 orang.

Berdasarkan data dari Posko Tanggap Gempa Lombok hingga Senin (13/8/2018), tercatat ada 352.736 pengungsi. Sebaran pengungsi terdapat di Kabupaten Lombok Utara 137.182 orang, Lombok Barat 118.818 orang, Lombok Timur 78.368 orang, dan Kota Mataram 18.368 orang.

Selain korban jiwa, BNPB juga mencatat kerusakan fisik yang meliputi 67.875 unit rumah rusak, 606 sekolah rusak, 6 jembatan rusak, 3 rumah sakit rusak, 10 puskesmas rusak, 15 masjid rusak, 50 unit musala rusak, dan 20 unit perkantoran rusak. Hasil sementara hitung cepat kerusakan dan kerugian akibat gempa di NTB mencapai lebih dari Rp 5,04 triliun.

Turut mendampingi Jokowi dalam penerbangan ke NTB antara lain Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda Trisno Hendradi, Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono dan Staf Khusus Presiden Siti Ruhaini Dzuhayatin. [noe]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini