Tinggal 18 Hari, Jokowi Larang Menteri Ambil Keputusan Strategis

Rabu, 2 Oktober 2019 13:49 Reporter : Merdeka
Tinggal 18 Hari, Jokowi Larang Menteri Ambil Keputusan Strategis jokowi hadiri perayaan puncak batik nasional di Solo. ©2019 Merdeka.com/biro pers

Merdeka.com - Masa pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla akan berakhir pada 20 Oktober 2019. Jokowi melarang jajaran menteri kabinet kerja mengambil keputusan-keputusan strategis jangka panjang.

Hal ini pun berlaku bagi menteri yang diangkat menjadi Pelaksana Tugas (Plt). Larangan ini juga berlaku untuk kebijakan yang sifatnya penting, kecuali mendapat izin dari Jokowi dan JK.

"Sekarang ini enggak bisa karena sudah kita batasin. Sehingga hampir para menteri tidak bisa ambil kebijakan yang berdampak panjang. Kecuali mendapatkan izin dari presiden dan wapres," jelas Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Kantornya, Jakarta, Rabu (2/10).

"Ya, (termasuk keputusan urgent) enggak boleh," ucapnya.

Menjelang akhir pemerintahannya, Jokowi menunjuk tiga menteri menjadi Plt. Mereka antara lain, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri menjadi Plt Menteri Pemuda dan Olahraga, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution ditunjuk Plt Menko PMK. Kemudian, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menjadi Plt Menkumham.

Pramono mengatakan bahwa para Plt menteri yang ditunjuk hanya sebatas menyelesaikan kebijakan yang belum terselesaikan. Apapun kebijakan yang akan diambil, para menteri harus melaporkannya terlebih dahulu kepada Presiden dalam rapat terbatas.

"Misalnya ketika presiden meminta Menko Perekonomian untuk menyelesaikan berkaitan simplifikasi perizinan," ucapnya.

Menurut dia, para menteri juga diminta untuk fokus menyelesaikan tugas-tugas internal di sisa waktu 18 hari ini. Sehingga, Jokowi melarang para menteri melakukan rotasi jabatan di kementeriannya.

"Maka ditunjuk menteri yang memang menyelesaikan tugas internal dan mereka tidak boleh lakukan rotasi atau pergantian pejabat pada eselon 1, 2, 3," kata Pramono.

Reporter: Lizsa Egeham
Sumber: Liputan6.com [eko]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini