Tindak Pelanggar Mudik, Kakorlantas Pastikan Anggotanya Persuasif dan Humanis

Kamis, 15 April 2021 09:28 Reporter : Merdeka
Tindak Pelanggar Mudik, Kakorlantas Pastikan Anggotanya Persuasif dan Humanis Pemeriksaan SIKM di Gerbang Tol Cikupa. ©2020 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Kakorlantas Polri, Inspektur Jenderal Istiono menegaskan akan mengedepankan sikap persuasif saat terjadi pelanggaran larangan mudik pada 6-17 Mei 2021. Dia memastikan, anggotanya akan bertindak humanis saat meminta pemudik putar balik.

"Operasi ini operasi kemanusiaan, tindakan kami ialah persuasif humanis. Operasi Ketupat 2021 ini nanti dilaksanakan tanggal 6-17 Mei selama 12 hari," kata Istiono dalam keterangan persnya, Kamis (15/4).

Isitono merinci, total akan ada 333 titik penyekatan yang dijaga ketat oleh anggotanya. Mereka tersebar di mulai dari Lampung hingga Bali, termasuk jalur kecil dan alternatif.

"Selama masa tersebut kepolisian bakal memutarbalikkan kendaraan yang mencoba melintas di posko penyekatan yang sudah disiapkan. Tujuannya, agar tidak ada masyarakat yang lolos dan melakukan mudik selama masa pandemi virus corona (Covid-19)," tegas dia.

Istiono menambahkan, pihaknya telah mulai melakukan pantauan terhadap ratusan titik itu. Mulai dari sekitaran Jakarta dan Bekasi, serta antisipasi jalur tikus sudah dikondisikan menjelang tanggal pelarangan.

"Ya sudah saya cek dari Jakarta, Bekasi, di mana titik penyekatan akan dilaksanakan. Beberapa titik jalur alternatif maupun jalur tikus yang sudah diantisipasi di masing-masih polres dari Bekasi perbatasan kota, perbatasan kabupaten sudah dibangun dan dilaksanakan," pungkasnya.

Reporter: M Radityo Priyasmoro

Sumber: Liputan6.com [bal]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini