Tim SAR Lanjutkan Pencarian Dua Korban Tertimbun Longsor di Imogiri

Selasa, 19 Maret 2019 11:57 Reporter : Purnomo Edi
Tim SAR Lanjutkan Pencarian Dua Korban Tertimbun Longsor di Imogiri Pencarian korban longsor di Imogiri. ©2019 Merdeka.com/purnomo edi

Merdeka.com - Hujan dengan intensitas sedang mengguyur sejumlah wilayah di DIY, Selasa (19/3) pagi. Hujan ini sempat membuat proses pencarian terhadap dua korban tertimbun longsor di Kedung Buweng, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul tertunda.

Pencarian terhadap dua korban ini direncanakan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB. Namun baru bisa dimulai sekitar pukul 09.00 WIB setelah hujan reda.

Dandim 0729 Bantul, Letkol Kav. Didi Carsidi mengatakan proses pencarian sudah akan dilakukan sesuai jadwal. Namun karena hujan turun, untuk keselamatan proses pencarian tim pencarian pun menunggu hujan reda.

Pantauan di lapangan, puluhan personel gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD dan relawan dikerahkan untuk melakukan pencarian dua korban tertimbun longsor. Selain itu dua unit alat berat pun dikerahkan untuk proses pencarian.

"Untuk pencarian pagi ini kita libatkan 70 orang yang berasal dari tim gabungan. Tapi kemungkinan nanti siang bertambah karena belum semua relawan datang. Kalau alat kita tetap pakai eskavator 3 (buah). Nanti kalau dirasa kurang kita koordinasikan untuk mendatangkan (eskavator) lagi," ujar Didi di Imogiri, Selasa (18/3).

Didi menyebut pencarian hari kedua ini akan difokuskan di beberapa titik yang diindikasi sebagai lokasi korban tertimbun. Pencarian ini akan dilakukan dengan menggali material longsoran yang menimpa rumah korban.

"Kita fokus untuk menggali tanah longsor yang terindikasi ada korban di dalamnya. Kita maksimalkan pencarian," urai Didi.

Didi menerangkan proses pencarian dua korban tertimbun longsor ini tergantung dengan cuaca. Jika hujan turun,lanjut Didi, maka pencarian korban akan dihentikan sementara. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya longsor susulan.

"Kita lihat cuaca juga. Kalau hujan besar kemungkinan pencarian dihentikan dulu. Kemungkinan longsoran susulan masih ada," tutup Didi.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dua orang korban atas nama Eko Supratmi (42) dan Rufi Kusuma Putri (9) tertimbun material longsor paska hujan lebat mengguyur wilayah DIY sepanjang hari Minggu (17/3). Longsoran yang berasal dari tebing makam Raja-raja Mataram Imogiri ini menerjang dua rumah warga. Satu orang bernama Sudiatmojo (80) meninggal dunia dan dua korban lainnya masih dalam proses pencarian. [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini