Tim ITB Teliti Fosil Hewan Purba di Waduk Saguling

Senin, 18 Oktober 2021 13:28 Reporter : Aksara Bebey
Tim ITB Teliti Fosil Hewan Purba di Waduk Saguling Fosil hewan purba yang ditemukan warga dan diungkap tim dari ITB di Pulau Sirtwo. ©ANTARA/HO-Humas ITB

Merdeka.com - Tim dari Program Studi Teknik Geologi Institut Teknologi Bandung (ITB) menemukan fakta keberadaan hewan purba dalam penelitian fosil di Pulau Sirtwo yang berada di tengah Waduk Saguling, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Penemuan yang berawal dari laporan masyarakat itu kemudian diteliti lebih lanjut tim dari Prodi Teknik Geologi ITB.

Paleontologi dan Geologi Kuarter Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB), Mika Rizki Puspaningrum dalam siaran pers Humas ITB, Senin (18/10), menuturkan selama kegiatan survei, tim melakukan pengamatan di 17 titik di sepanjang Pulau Sirtwo.

Tim berhasil memverifikasi bahwa tulang yang ditemukan pada batuan di sepanjang pulau merupakan fosil hewan purba, bukan hewan yang sifatnya modern dan kontemporer saat ini.

"Fosil-fosil yang ditemukan di permukaan dan juga yang telah terekspos kemudian diangkat dan disimpan oleh pihak yang berwenang di lokasi. Berdasarkan temuan tersebut, tim berhasil mengidentifikasi fosil-fosil yang telah dikumpulkan," ujar Mika Rizki.

Adapun, fosil-fosil yang ditemukan berasal dari kelompok Bovidae (sapi, kerbau dan banteng), Cervidae (kelompok rusa) dan Elepha maximus (gajah).

Mika juga menceritakan kronologi penemuan fosil itu. Pada 2020, beberapa warga lokal mengembangkan objek wisata Pulau Sirtwo, pulau-pulau di sekitar Bendungan Saguling, yang dulunya dimanfaatkan warga untuk menambang pasir.

Beberapa kali wisata terbatas sudah dilakukan di lokasi itu. Awalnya wisata yang ada hanya susur perahu, foto-foto di pinggir danau, dan ke menara Sirtwo.

"Sambil mengeksplorasi pulau, Pak Rizky (penggiat Pemandu Geowisata Indonesia) mendapatkan laporan dari warga sekitar yang bernama Pak Jahidin mengenai batuan yang seperti tulang. Kemudian beliau mengecek ke lapangan, lalu mengambil beberapa foto. Foto tersebut disampaikan kepada salah satu anggota tim, yang kemudian berinisiatif untuk mengecek lokasi tersebut untuk melakukan verifikasi temuan warga," ujarnya.

Survei dilakukan pada dua hari berbeda, yaitu Minggu (10/10) dan Jumat (15/10), yang melibatkan Alfend Rudyawan (KK Geodinamika dan Sedimentologi), Astyka Pamumpuni (KK Geologi Terapan), Sukiato Khurniawan (Dosen Prodi Geologi Universitas Indonesia, Alumni Teknik Geologi ITB angkatan 2011) dan Alfita Handayani (Dosen Teknik Geodesi ITB).

Tim yang bekerja sama dengan Museum Geologi ini juga melakukan ekskavasi terhadap tulang kaki depan gajah yang telah terbuka dan mengalami kerusakan yang cukup parah.

Maka dari itu Tim ITB berinisiatif untuk melindungi fosil tersebut dengan cara membungkusnya dengan gips untuk kemudian dapat diangkat dan diteliti lebih lanjut.

"Selain paleontologi, tim juga akan mengembangkan penelitian pada aspek geologi secara menyeluruh, meliputi kajian stratigrafi, umur, dan lingkungan purba," jelas Mika seperti dilansir Antara.

Tinjauan lebih mendalam mengenai fosil-fosil itu serta tindak lanjut terhadap pengelolaan pulau perlu dilaksanakan secara kolaboratif antara tim ITB dengan warga pengelola Pulau Sirtwo, PT Indonesia Power Saguling (sebagai pengelola wilayah), TACB KBB, Disparbud KBB, PGWI, Museum Geologi Bandung, Pemerintah Kecamatan Cipongkor, Masyarakat Geowisata Indonesia, dan DPC Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Bandung Barat. [yan]

Baca juga:
Sejumlah Artefak Ditemukan di Gunung Mas Kalteng
Melihat Ekskavasi Situs Watu Kucur, Tempat Pemujaan Zaman Majapahit
Sumur Unik Berisi Aspal di Pasuruan, Bekas Peninggalan Zaman Belanda
Intip Buah Tangan Napoleon Bonaparte untuk Raja Pakubuwana di Radya Pustaka
Candi Kidal, Bukti Cinta Agung Raja Anusapati pada Ken Dedes
Fungsi Sarkofagus pada Zaman Prasejarah, Ketahui Ciri-Cirinya
Penemuan Pabrik Wine Berusia 1.500 Tahun di Israel

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini