Tim gabungan sidak daging gelonggongan di Bandung

Sabtu, 4 Agustus 2012 10:29 Reporter : Andrian Salam Wiyono

Merdeka.com - Saat Ramadan dan menjelang lebaran, kebutuhan daging cukup tinggi. Hal tidak jarang dimanfaatkan oleh para pedagang yang nakal dengan menyediakan daging gelonggongan. Masyarakat pun diminta waspada.

Untuk mengantisipasi peredaran daging gelonggongan itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jabar bersama Dinas Peternakan membentuk tim gabungan untuk melakukan pemantauan.

Meski begitu, Kepala Disperindag Jabar Ferry Sofwan Arif mengatakan peran masyarakat juga sangat dibutuhkan. "Kita tim gabungan dari Disperindag dan Dinas Peternakan dengan menerjunkan dokter hewan, akan melakukan sidak, tapi saya minta masyarakat juga bisa menjadi konsumen cerdas," katanya di Bandung, Sabtu (4/8).

Dengan pandai memilih, maka konsumen bisa mendapat bahan makanan yang berkualitas. "Jadi kalau gelonggongan digantung itu berair. Nah kalau (ayam) tiren ada tanda-tandanya seperti tidak segar dan berwarna gelap," katanya.

Hingga jelang lebaran nanti, tim gabungan tersebut akan terus melakukan pengawasan baik di pasar modern maupun tradisional. "Kita akan melakukan pengawasan terus. Tim gabungan dinas peternakan dia membawa dokter yang tahu betul. Kita periksa secara berkala," tegasnya. [bal]

Topik berita Terkait:
  1. Daging Sapi
  2. Sidak Makanan
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.