Tim DVI Polri Berhasil Identifikasi Empat Korban Sriwijaya Air

Rabu, 13 Januari 2021 11:15 Reporter : Bachtiarudin Alam
Tim DVI Polri Berhasil Identifikasi Empat Korban Sriwijaya Air Hari ke-4 Pencarian Serpihan Sriwijaya Air di Dermaga JICT. ©2021 Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Karopenmas Divhumas, Brigjen Pol Rusdi Hartono menyampaikan, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri sampai dengan hari ini telah berhasil mengidentifikasi empat korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

"Kemudian sampai jam 09.00 WIB ini juga tim berhasil mengidentifikasi empat atas nama korban Okky Bisma, Khasanah, Dadli Satrianto dan keempat atas nama Ashabul Yamin," katanya saat jumpa pers, di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (13/1).

Namun demikian, dia mengatakan alasan keempat jenazah belum diserahkan, karena dari pihak keluarga yang meminta supaya part body korban bisa dikumpulkan terlebih dahulu, selama proses identifikasi masih berlangsung.

"Kami jelaskan, pada prinsipnya tim siap menyerahkan itu semua (jenazah korban) tetapi pada sisi lain ada keinginan dari keluarga, ini tentunya tim menghormati dan menghargai itu," ujarnya.

"Keinginan dari keluarga adalah proses rekonsiliasi masih berjalan maka dimungkinkan body part para korban ini bisa lebih banyak ditemukan. Sehingga keluarga menginginkan yang sudah ditemukan disimpan dulu, mungkin apabila ada penambahan-perubahan itu akan menjadi bagian yang ditambahkan," tambah Rusdi.

Oleh sebab itu, dia menerangkan, pihaknya menghormati permintaan dari pihak keluarga dan akan berikan pelayanan semaksimal mungkin.

"Sehingga hal ini bisa menjelaskan pertanyaan di publik setelah teridentifikasi mengapa belum diserahkan," jelasnya.

Sebelumnya, Tim DVI telah mendata sebanyak 137 kantong jenazah dan 35 kantong properti telah diserahkan Tim SAR, atas insiden jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 sejak Sabtu (9/1).

"Data kami terima hingga pukul 09.00 WIB, total kantong jenazah diterima sebanyak 137 kantong, kemudian tim juga menerima 35 kantong properti," kata Rusdi.

Selain kantong jenazah dan properti, lanjut Rusdi, Tim DVI gabungan Rumah Sakit (RS) Polri juga telah menerima data Ante Mortem sebanyak 112 sampel DNA dari pihak keluarga korban SJ 182.

"Sampai pukul 09.00 WIB, sekarang tim juga sudah menerima sampel DNA sebanyak 112 sampel," jelas Rusdi.

Rusdi menjelaskan, setelah menerima kantong jenazah dan properti, Tim DVI segera melakukan proses pencocokan dengan hasil DNA. Diketahui, keduanya menjadi Ante Mortem dan Post Mortem untuk mengidentifikasi dan mengetahui identitas korban.

"Dilakukan tindakan disesuaikan dengan kegiatan identifikasi, verifikasi dan validasi daripada data yang dilaksanakan dengan keakuratan, ketelitian sehingga betul-betul hasil identifikasi dapat dipertanggungjawabkan," tutupnya. [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini