TII Minta Hakim Vonis Seumur Hidup Benny Tjokro dan Heru Hidayat

Senin, 26 Oktober 2020 15:43 Reporter : Bachtiarudin Alam
TII Minta Hakim Vonis Seumur Hidup Benny Tjokro dan Heru Hidayat Benny Tjokrosaputro. ©2020 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Peneliti Transperancy Internasional Indonesia (TII) Alvin Nicola berharap, Majelis Hakim mengabulkan tuntutan Jaksa untuk menjatuhkan vonis penjara seumur hidup terhadap dua terdakwa kasus dugaan korupsi pada PT Asuransi Jiwasraya, Benny Tjokrosaputro dan Heru Hidayat.

"Tentu harapan saya Majelis Hakim akan mengabulkan tuntutan penuntut umum sehingga menimbulkan efek jera," ujar Alvin saat dihubungi merdeka.com, Senin (26/10).
Selain menimbulkan efek jera bagi yang bersangkutan, lanjut Alvin, hukuman seumur hidup dapat menjawab kegelisahan publik terhadap tren vonis terhadap para koruptor yang kerap tidak efektif.

"Ini (hukuman seumur hidup) juga bisa menjawab kegelisahan publik terhadap tren vonis atau penuntutan yang tidak efektif. Termasuk saya rasa hakim perlu mulai menegakan dengan konsisten Perma No 1/2020 sehingga akuntabilitas kehakiman juga terjaga," tuturnya.

Sekedar informasi bahwa Peraturan Makamah Agung (Perma) No 1 tahun 2020 yang telah diundangkan sejak 24 Juli 2020. Disebutkan bahwa terdakwa perkara tindak pidana korupsi yang merugikan keuangan negara lebih dari Rp 100 miliar dapat dipidana penjara seumur hidup.

Lalu, rentang hukuman pidana kategori paling berat dengan kesalahan, dampak, dan keuntungan level tinggi dapat dipidana penjara 16 tahun-20 tahun/seumur hidup dan denda Rp800 juta sampai dengan Rp 1 miliar.

Baca Selanjutnya: Sidang Vonis...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini