Tiga Siswa yang Bully Siswi di SMP Purworejo Ditetapkan Tersangka

Kamis, 13 Februari 2020 12:00 Reporter : Merdeka
Tiga Siswa yang Bully Siswi di SMP Purworejo Ditetapkan Tersangka Aksi Stop Bullying. ©2018 Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Tiga siswa yang melakukan perundungan siswi SMP Muhammadiyah Butuh, Purworejo ditetapkan sebagai tersangka. Mereka atas inisial TP, DF, dan UHA yang sama-sama siswa di SMP tersebut.

"Sudah ditetapkan sebagai tersangka ya," kata Kapolres Purworejo, AKBP Rizal Marito saat dihubungi Liputan6.com, Kamis (13/2/2020).

Sebelumnya polisi telah menangkap tiga siswa yang melakukan persekusi seorang siswi di Purworejo, Jawa Tengah. Ketiganya tengah diperiksa di Polres Purworejo.

"Benar, sedang kita proses," ujar Kapolres Purworejo, AKBP Rizal Marito, soal persekusi di Purworejo kepada Liputan6.com, Jakarta, Kamis (13/2/2020).

Menurut dia, sudah ada laporan resmi terhadap ketiganya yang masuk ke Polres Purworejo. Namun, dia tidak menjelaskan pembuat laporan tentang tindakan persekusi tersebut.

"Sudah dibuat laporan resminya," kata Rizal.

Adapun korbannya adalah seorang siswi perempuan atas inisial CA. Dalam sebuah video yang beredar, pelajar berjilbab itu ditendang berkali-kali.

Seorang netizen kemudian melaporkan persekusi di Purworejo itu kepada Ganjar Pranowo melalui Twitter. "Need your quick action Pak Gubernur," tulis dia kepada Ganjar.

Ganjar kemudian merespons dengan menanyakan lokasi dan tanggal kejadian.

Dalam waktu kurang dari dua jam, Ganjar menelepon kepala sekolah, bupati dan beberapa pihak terkait dengan kasus ini. Dia pun mengatakan kepolisian sudah menerima laporan tentang persekusi di Purworejo tersebut.

"Akun sy dibanjiri kejadian di salah satu smp di butuh purworejo. Sy sdh telp kaseknya & dia sdh urus. Polisi juga sdh menerima laporannya. Bsk saya minta pengawas sekolah & dinas utk turun agar bicara dg ortu anak2 itu. Pak Bupati Purworejo jg sdh sy kontak. --- Sayangi temanmu!" tulis Ganjar Pranowo dalam akun Twitternya, @ganjarpranowo.

2 dari 3 halaman

Polisi Beberkan Motif Bullying Siswi SMP di Purworejo

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Iskandar Sutisna membeberkan motif tiga tersangka perundungan atau bullying terhadap siswi SMP Muhammadiyah Butuh, Purworejo.

Mereka atas inisial TP, DF, UHA, kata Iskandar tega melakukan hal itu karena meminta uang kepada korban CA tapi tidak diberikan.

"Bahwa murid wanita ini di palak dimintai uang oleh tiga pelaku," kata dia saat dihubungi Liputan6.com, Kamis (13/2/2020).

CA, kata Iskandar justru melaporkan aksi pemalakan tersebut kepada guru di sana. Aksinya itu membuat ketiga tersangka berang hingga melakukan persekusi kepada korban.

"Karena tidak dikasih dan dilaporkan ke guru, akhirnya tiga pelaku marah dan menganiaya," terang dia.

3 dari 3 halaman

Korban Pendiam

Sementara menurut Kapolres Purworejo, AKBP Rizal Marito korban dikenal sebagai pribadi yang pendiam. Karena pendiamnya, CA dianggap oleh orang-orang di sekitarnya sebagai anak dengan keterbelakangan mental.

"Orang-orang liatnya begitu (keterbelakangan mental), tapi kita belum cek. Kita belum periksa korban, kita (mesti) cek psikologis dulu," beber Rizal kala dikonfirmasi Liputan6.com, Kamis (13/2/2020).

Baca juga:
Siswa Perundungan Siswi SMP di Purworejo Diancam Tiga Tahun Penjara
Diduga Pukul dan Tendang Siswi di Kelas, 3 Siswa SMP di Purworejo Diperiksa Polisi
Dua Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Bullying di Kota Malang
Kepsek dan Wakepsek Tempat Siswa Jadi Korban Bullying di Malang Dicopot
Korban Perundungan di Malang Terus Nangis Setiap Lihat Jari yang Diamputasi
Siswa Korban Bullying di Malang Masih Trauma, Polisi Tunggu Hasil Visum

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini