Tiga pemeriksa pajak PT Bhakti Investama dimutasi

Senin, 17 September 2012 14:01 Reporter : Aryo Putranto Saptohutomo
Tiga pemeriksa pajak PT Bhakti Investama dimutasi suap. shutterstock

Merdeka.com - Tiga pemeriksa pajak PT Bhakti Investama dimutasi. Mereka adalah Agus Totong selaku supervisor, Hani Masrohim sebagai ketua tim dan pemeriksa fungsional, serta Heru Munandar, anggota tim dan pemeriksa fungsional. Keduanya pegawai Kantor Pelayanan Pajak Wajib Pajak Besar dan Perusahaan Masuk Bursa di Gambir, Jakarta Pusat.

Kini masing-masing mereka sudah berpindah tempat kerja. Agus Totong kini bertugas di Kantor Pelayanan Pajak Ketapang, Kalimantan Barat, Hani Masrohim kini bekerja di Kantor Pelayanan Pajak Tobelo, Maluku Utara, dan Heru Munandar digeser ke Kantor Pelayanan Pajak Sintang, Kalimantan.

Hal itu terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan suap pengurusan kelebihan pembayaran pajak PT Bhakti Investama, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Senin (17/9). Mereka hadir sebagai saksi dari jaksa penuntut umum.

Agus, Hani, dan Heru adalah tim pemeriksa pajak PT Bhakti Investama pada 2010 sampai 2011. Sejak kasus ini mencuat, ketiganya langsung dipindahkan tempat tugas pada 3 September lalu. Mereka dilantik di lokasi barunya selang beberapa hari kemudian.

Saat salah satu anggota majelis hakim bertanya apakah mutasi mereka terkait dengan hasil kerja mereka soal pemeriksaan pajak PT Bhakti Investama, mereka kompak menjawab tidak tahu. "Tidak tahu yang mulia," kata Agus.

Kasus ini terkuak setelah Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap tangan pegawai Ditjen Pajak Tommy Hindratno dan pengusaha James Gunarjo ketika bertransaksi suap di sebuah rumah makan Padang di bilangan Tebet, Jakarta Selatan, pada Rabu 7 Juni 2012. Pada penangkapan itu, KPK menyita uang Rp 285 juta dari James.

Uang itu diduga adalah suap terkait pengurusan kelebihan pembayaran pajak di PT Bhakti Investama Tbk senilai Rp 3,2 miliar. Tommy kini telah dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Seksi Konsultasi KPP Sidoarjo Selatan dan pemecatannya sebagai pegawai negeri sipil tengah diproses.

KPK juga menggeledah rumah Tommy dan menyita berkas-berkas penting milik keluarga Tommy. Selain itu, KPK menggeledah kantor Bhakti Investama di MNC Tower, Kebon Sirih, Jakarta Pusat. [did]

Topik berita Terkait:
  1. Mafia Pajak
  2. Gayus Jilid III
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini