Tiga keistimewaan gerhana bulan total malam ini

Sabtu, 4 April 2015 18:29 Reporter : Putri Artika R
Tiga keistimewaan gerhana bulan total malam ini Gerhana Bulan Darah. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Gerhana bulan akan terjadi malam ini, Sabtu (4/4), bertepatan dengan malam paskah. Gerhana bulan kali ini terbilang istimewa lantaran durasi gerhana bulan total hanya berlangsung kurang dari 5 menit atau sekitar 4 menit 43 detik.

Durasi ini merupakan yang terpendek semenjak 500 tahun lalu dan menjadi gerhana bulan total tersingkat abad ini.

"Gerhana bulan total pada hari ini hanya berlangsung 5 menit. Gerhana bulan total ini tidak seperti gerhana bulan pada tahun 2007 di mana durasinya lama hampir 1 jam lebih," kata Panitia Planetarium Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Cecep Nurwendaya, di Planetrium, Jakarta, Sabtu (4/4).

Selain itu, gerhana bulan total malam ini merupakan yang ketiga dalam seri gerhana bulan tetrad. Seri tetrad merupakan suatu rangkaian empat gerhana bulan total yang secara berturut-turut terjadi tanpa diselingi oleh gerhana bulan sebagian ataupun gerhana bulan penumbral.

Dua gerhana bulan total yang lebih dulu terjadi yakni pada tahun 2014 tepatnya pada 15 April 2014 dan 8 Oktober 2014. Gerhana bulan total yang ke-4 sekaligus menjadi yang terakhir dari seri tetrad ini akan terjadi pada 28 September 2015.

"Ini adalah rangkaian dari gerhana bulan tetrad. Ini yang ketiga dalam dua tahun berturut turut tadi," ujar Cecep.

Suatu seri tetrad cukup jarang terjadi. Rentan waktu pengulangannya berkisar dari belasan hingga ratusan tahun. Seri tetrad berikutnya akan terjadi antara tahun 2032 hingga 2033. Namun harus dimengerti, jeda antara seri tetrad tidak berarti tidak akan ada gerhana bulan total yang terjadi selama itu. Gerhana bulan total tetap bisa terjadi tapi tidak dalam rangkaian 4 gerhana bulan total berturut-turut.

Selain itu, gerhana bulan total kali ini diklaim sebagai satu-satunya gerhana bulan total yang bisa terlihat di Indonesia hingga kurun waktu tiga tahun mendatang. Meski gerhana bulan total juga akan terjadi pada 28 September 2015 mendatang, namun pada saat itu terjadi, di Indonesia sedang dalam kondisi siang hari.

Sementara itu, gerhana bulan yang akan terjadi tahun 2016 dan 2017 hanya akan di isi oleh tiga gerhana bulan penumbral dan 1 gerhana bulan sebagian. Setelah 4 April 2015, gerhana bulan total baru bisa teramati lagi dari Indonesia pada 31 Januari 2018. [siw]

Topik berita Terkait:
  1. Gerhana Bulan
  2. Jakarta
  3. Blood Moon
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini