Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tifatul: Fathanah pernah dipenjara di Thailand dan Australia

Tifatul: Fathanah pernah dipenjara di Thailand dan Australia Ahmad Fathanah dan Vitalia Sesha. ©2013 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Menkominfo sekaligus kader Partai Keadilan Sejahtera Tifatul Sembiring gerah dengan kelakuan Ahmad Fathanah. Tifatul menyebut Fathanah adalah seorang kriminil yang pernah terjerat kasus hukum di luar negeri.

"Dia pernah dihukum di Thailand dan Australia dan setelah bebas AF kembali merapat kepada LHI. "AF memanfaatkan kedekatan dengan LHI, diduga menjual nama LHI untuk mendapatkan fee dan proyek-proyek untuk kepentingan pribadi," kata Tifatul dalam akun twitternya, Kamis (9/5).

Pengakuan Tifatul ini makin menguak peran Ahmad Fathanah di masa lalu. Fathanah disebut-sebut sebagai orang yang sama dengan Olong Achmad Fadli Luran. Olong, begitu dia disebut. Lalu siapa Olong tersebut?

Pada 1999 sempat mencuat nama Olong Achmad. Olong ditangkap oleh pihak Australia saat sedang berlibur di Bangkok, Thailand. Olong saat itu memang sedang diburu oleh pemerintah Australia karena penyelundupan manusia ke Pulau Natal, Australia.

Setelah sempat mendekam di penjara Thailand, Olong kemudian diekstradisi ke Australia. Olong kemudian dituntut jaksa dengan hukuman 20 tahun penjara. Namun karena mau bekerja sama dengan pemerintah federal, Olong akhirnya hanya dibui selama 5 tahun. Olong juga mengaku bertanggung jawab dalam penyelundupan 353 imigran gelap ke pulau Natal. Bahkan media The Age menjuluki Olong sebagai 'number one people smuggler in Indonesia at the time'

Belum jelas apakah Ahmad Fathanah yang ditangkap bersama mahasiswi cantik itu adalah benar Olong Achmad Fadli Luran yang sempat dibui di Australia. Namun tudingan Tifatul memang menguatkan hal itu.

Keluar dari penjara pada tahun 2004, Olong dikabarkan mendekati Luthfi Hasan Ishaaq . Keduanya pun pernah berkongsi dan membuat perusahaan. Mereka kemudian membuat perusahaan bersama, yakni PT Atlas Jaringan Satu (PT AJS) yang bergerak di bidang perdagangan.

Luthfi menjadi komisarisnya, sedangkan Olong menjabat sebagai direktur. Perusahaan ini disebut-sebut sebagai perusahaan Luthfi ketika masih menjadi bendahara umum PKS.

Namun perusahaan dua sekondan ini kemudian sempat bermasalah dan sampai ke meja hijau. Hal ini karena perusahaan tersebut diduga telah melakukan kasus penipuan senilai Rp 5,4 miliar. Kasus tersebut terjadi pada tahun 2005, berawal ketika Olong atau yang kini popular bernama Ahmad Fathanah telah membuat perjanjian untuk menyediakan voucher pulsa sebesar Rp 7,1 miliar pesanan Amalia Murad Husain, Direktur PT Osami Multimedia.

Namun perjanjian ini ternyata dilanggar, PT AJS dianggap telah melakukan wanprestasi. Saat memasuki bulan keempat, ternyata penyediaan itu tersendat sehingga masih menyisakan voucher senilai Rp 5,4 miliar. Akibatnya kedua orang ini berurusan dengan polisi hingga akhirnya kasus ini digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

Pada proses persidangan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memerintahkan jaksa penuntut umum (JPU) untuk menghadirkan Luthfi Hasan Ishaaq . Sampai saat ini khusus untuk Luthfi, belum ada kejelasan soal perkembangan kasus tersebut.

Pengacara Fathanah belum bisa dimintai konfirmasi lengkap soal jejak masa lalu kliennya ini. (mdk/ian)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Fakta Menarik Mengenai Muhammad Fardhana, Tunangan Ayu Ting Ting
Fakta Menarik Mengenai Muhammad Fardhana, Tunangan Ayu Ting Ting

Lettu Muhammad Fardhana, seorang letnan dua di TNI AU, menarik perhatian media karena ia bertunangan dengan Ayu Ting Ting, seorang artis terkenal Indonesia.

Baca Selengkapnya
Fakta Menarik Hoya, Tanaman Endemik Khas Asia Tenggara yang Bisa Serap Polutan
Fakta Menarik Hoya, Tanaman Endemik Khas Asia Tenggara yang Bisa Serap Polutan

Hoya merupakan tumbuhan merambat atau melilit batang pohon yang ditumpangi, umumnya mereka tumbuh 1-18 meter.

Baca Selengkapnya
Heboh Pohon Beringin Tua di Alun-Alun Kota Blitar Tumbang, Puluhan Orang Luka-Luka
Heboh Pohon Beringin Tua di Alun-Alun Kota Blitar Tumbang, Puluhan Orang Luka-Luka

Kejadian itu bertepatan dengan hujan disertai angin kencang yang melanda Blitar.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Tiga Orang Terdampar di Pulau Tak Berpenghuni, Ditemukan Setelah Tulis
Tiga Orang Terdampar di Pulau Tak Berpenghuni, Ditemukan Setelah Tulis "HELP" di Atas Pasir

Mereka terdampar di pulau yang sangat terpencil di Samudra Pasifik.

Baca Selengkapnya
Jelang Cuti, Para Taruna Akpol Tampan Ini Diberi Pesan dari Komandan, Dilarang Hidup Mewah hingga Jaga Nama Baik
Jelang Cuti, Para Taruna Akpol Tampan Ini Diberi Pesan dari Komandan, Dilarang Hidup Mewah hingga Jaga Nama Baik

Isi pesannya aykni agar tak melakukan pelanggaran hingga hidup bermewah-mewahan.

Baca Selengkapnya
Dua Bocah Bernasib Pilu Ditinggal Ortunya Pergi dari Rumah, Aksi Kakak Rawat Adik Seadanya bikin Hati Tersayat
Dua Bocah Bernasib Pilu Ditinggal Ortunya Pergi dari Rumah, Aksi Kakak Rawat Adik Seadanya bikin Hati Tersayat

Ditinggal orangtua, dua bocah ini harus tinggal sebatang kara. Aksi kakak rawat adik seadanya begitu menyayat hati.

Baca Selengkapnya
Sadis! Ayah di Muara Baru Banting Anak hingga Tewas, Pelaku Dikenal Tempramen dan Pecandu Narkoba
Sadis! Ayah di Muara Baru Banting Anak hingga Tewas, Pelaku Dikenal Tempramen dan Pecandu Narkoba

Bocah di Muara Baru, Jakarta Utara tewas dibanting sang ayah Usmanto (43).

Baca Selengkapnya
Fakta Anak ke Satu yang Jarang Diketahui Beserta Cara Mendidiknya
Fakta Anak ke Satu yang Jarang Diketahui Beserta Cara Mendidiknya

Berikut fakta anak ke satu yang jarang diketahui dengan cara mendidiknya. Ternyata memiliki karakter khas.

Baca Selengkapnya
5 Orang Jadi Tersangka Tewasnya Tahanan Polsek Bukit Raya, Ini Motifnya
5 Orang Jadi Tersangka Tewasnya Tahanan Polsek Bukit Raya, Ini Motifnya

Para pelaku kesal dengan tingkah laku Dimas di dalam sel.

Baca Selengkapnya