Tidak Tahan Bau Busuk Pabrik Serat Rayon, Warga Sukoharjo Mengadu ke DLH

Rabu, 13 November 2019 14:05 Reporter : Arie Sunaryo
Tidak Tahan Bau Busuk Pabrik Serat Rayon, Warga Sukoharjo Mengadu ke DLH Warga Sukoharjo mengadu ke DLH. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Derita warga sekitar pabrik PT Rayon Utama Makmur (RUM) Sukoharjo terkait bau busuk yang ditimbulkan akibat proses produksi hingga kini belum berakhir. Protes dari warga seolah sia-sia.

Puluhan warga yang kehabisan kesabaran, mengadukan keluhan mereka ke kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sukoharjo, Rabu (13/11). Mereka juga berencana mendatangi Polres Sukoharjo untuk melakukan hal yang sama. Puluhan warga itu merupakan perwakilan warga Desa Gupit, Plesan, Pengkol, Celep dan Kedungwinong, Kecamatan Nutter yang terdampak langsung limbah pabrik milik PT Sritex itu.

"Kami masih merasakan bau limbah yang menyengat dari pabrik. Meski Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo telah menerbitkan surat peringatan yang ditanda tangani Sekda Sukoharjo, tapi tetap saja diabaikan," ujar Nanda Bagus Utomo, warga Dusun Pangtelu, Desa Kedung Winong.

Menurut dia, setiap pagi warga mencium bau menyengat dari pabrik PT RUM. Bau tersebut biasanya biasanya muncul pukul 06.00 hingga 09.00 WIB. Bau tersebut membuat tenggorokan kering, mual dan pusing.

Warga lainnya, Hermam menambahkan, selain bau yang menyengat, dia juga sering melihat sungai di desanya berubah warna. Sungai Gupit tersebut merupakan anak sungai yang bermuara ke Bengawan Solo, yang dijadikan jalur pembuangan limbah cair milik PT RUM.

"Setiap jam 03.00 WIB, warnanya berubah, kadang hitam, kuning, hijau, padahal di sana sudah ada pipanya," imbuhnya.

Kepala DLH Sukoharjo, Austin yang menerima aduan masyarakat berjanji akan segera menindaklanjuti kasus tersebut. Pihaknya akan menindaklanjuti sesuai SOP, yakni dengan pengawasan.

"Harapannya semoga bisa segera selesai, dan nanti akan kita laporkan kepada pimpinan juga," pungkas dia. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Limbah
  2. Pencemaran Lingkungan
  3. Sukoharjo
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini