Tidak Punya Biaya, Ibu Muda Ini Terpaksa Melahirkan di Lapangan

Rabu, 15 Mei 2019 07:31 Reporter : Liputan6.com
Tidak Punya Biaya, Ibu Muda Ini Terpaksa Melahirkan di Lapangan Ilustrasi

Merdeka.com - Tragis benar nasib Karina Lisiana. Ibu muda yang tinggal di kawasan Kabupaten Badung, Bali ini melahirkan di tengah tanah lapang ditemani anaknya yang masih kecil. Ia nekat melakukan hal itu lantaran tak memiliki biaya persalinan. Ya, Karina Lisiana mencoba melahirkan anak keduanya di tanah lapang tak jauh dari indekosnya di depan SMK Mengwitani, Kabupaten Badung.

Kapolres Badung, AKBP Yudith Satriya Hananta membenarkan peristiwa itu. Ibu muda berusia 35 tahun itu kemudian dievakuasi oleh personelnya dari jajaran Satlantas Polres Badung. "Ya benar. Untuk data detailnya silakan hubungi Humas Polres Badung," kata Yudith dihubungi, Selasa (14/5).

Kasubag Humas Polres Badung, Iptu I Ketut Oka Bawa menjelaskan, peristiwa ini bermula ketika pada Minggu sore (12/5) sepasang suami istri datang melaporkan kepada petugas Satlantas Polres Badung. Mendapat laporan masyarakat, Kanit Laka Polres Badung Iptu I Made Sujana didampingi anggotanya Bripka I Made Sugiarta dan bripka Pande Setiawan langsung menuju lokasi.

Benar saja, di lokasi seorang ibu sudah terbaring lemah menahan sakit hendak melakukan persalinan. "Jadi, kemungkinan karena tak memiliki biaya dan sudah tidak tahan dengan rasa sakit sehingga dia (Karina Lisiana) mengambil inisiatif melahirkan di tanah lapang ditemani anak lelakinya yang masih kecil," kata Oka.

Mengetahui demikian, petugas kepolisian segera melakukan pertolongan pertama untuk proses persalinan. Sementara petugas lainnya menghubungi ambulance untuk mengevakuasi Karina Lisiana.

"Beberapa anggota ada yang memberi pertolongan pertama seperti memberikan selimut, alas melahirkan dan lainnya. Sementara ambulans sudah dihubungi untuk mengevakuasi ibu tadi," katanya.

Kanit Laka Polres Badung Iptu I Made Sujana yang ikut membantu korban menceritakan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 17.30 WITA. Tak butuh waktu lama untuk mengevakuasi korban, karena ambulans telah tiba. Korban kemudian dibawa menuju Puskesmas Mengwi. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini