Tidak Dibolehkan Mudik, Seorang Ibu Bacok Anaknya Sendiri

Selasa, 12 Mei 2020 15:37 Reporter : Ya'cob Billiocta
Tidak Dibolehkan Mudik, Seorang Ibu Bacok Anaknya Sendiri Ilustrasi Penganiayaan. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang ibu bernama Toni (60) nekat membacok anaknya sendiri, Sugiono (48), karena tidak terima saat dilarang mudik ke Jember di tengah pandemi corona. Kejadian tersebut terjadi di Perum Bukit Residen Blok C/4, Desa Cikumpay, Kecamatan Campaka, Purwakarta, Jawa Barat.

Kejadian bermula saat korban melarang ibunya mudik ke Jember. Dan sebagai gantinya, nanti korban mengantarkan mudik ketika kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jawa Barat telah dicabut atau selesai.

"Disampaikan kepada ibunya bahwa nanti setelah ada pencabutan, mau diantar mudik ke Jember," terang Kapolsek Campaka AKP Teguh Sujito. Dikutip dari Liputan6.com, Selasa (12/5).

Namun karena tidak terima, pelaku akhirnya naik pitam. Dia melampiaskan dengan membacok anaknya saat sedang tidur.

"Namun pada saat dini hari karena mungkin barang kali tidak puas, pada saat anaknya tidur, ibunya membawa golok. Pada saat itu langsung disabetkan ke arah kepala anaknya sendiri," ujar Kapolsek.

Korban yang kesakitan usai dua kali dibacok oleh pelaku. Warga yang mendengar teriakan korban, segera menghampiri dan menangkap pelaku.

Atas perbuatan itu, pelaku dijerat Pasal 351 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Penganiayaan
  3. Purwakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini