Tiba di Soekarno-Hatta, tim penembak TNI disambut Pangkostrad

Senin, 25 Mei 2015 18:55 Reporter : Faiq Hidayat
Tiba di Soekarno-Hatta, tim penembak TNI disambut Pangkostrad Prajurit pemenang menembak. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Sejumlah prajurit TNI yang mengikuti lomba menembak tahunan angkatan darat sudah tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Senin (25/5). Mereka langsung disambut oleh Panglima Kostrad Letnan Jenderal Mulyono dengan mengalungkan bunga di setiap para prajurit yang menang perlombaan tersebut.

Pantauan merdeka.com, para prajurit yang menang perlombaan tersebut tiba di Bandara Soetta pukul 17.00 Wib. Mereka juga membawa medali emas, perak dan perunggu diletakan dalam saku seragam masing-masing.

Prajurit lain juga menyambut pemenang dan menyebut tim penembak sebagai pahlawan lantaran mengharumkan nama bangsa dan negara. "Pahlawan datang harus disambut meriah," celetuk prajurit yang menunggu di depan pintu terminal A1.

Sementara di kesempatan yang sama, Pangkostrad Letnan Jenderal Mulyono mengatakan, Australian army skill at arms meeting (AASAM) merupakan ajang lomba tembak tahunan yang diselenggarakan angkatan darat Australia pada tahun 1984 silam. Pertama kali dibuka untuk kontingen penembak internasional pada tahun 1988 silam.

Adapun kategori penembak, perorangan dan tim. Peserta lomba terdiri dari penembak AD Australia dan tim internasional dari berbagai undangan. TNI mengirimkan 8 prajurit Kostrad, 4 Kopassus dan 2 Kodam Mulawarman.

"Suatu kebanggaan bagi kami yang meraih 30 medali emas dengan mengalahkan Amerika yang mengeluarkan 2 tim hanya mendapat 4 medali emas, Australia 4 medali emas dan inggris 3 medali. Serta juga mengalahkan tim gabungan New Zealand dan Australia," kata Mulyono dalam sambutan di Terminal A1, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (25/5).

Dia juga mengucapkan terima kasih terhadap PT Pindad yang mendampingi penembak sejak mulai latihan hingga perlombaan. Bahkan senjata buatan Pindad juga bisa menyaingi industri persenjataan negara lain.

"11 kali ikut serta dan 8 kali menang, ada upaya negara lain untuk Indonesia tidak dapat juara ini," ujarnya.

Seperti diketahui, para prajurit TNI meraih kemenangan mutlak dalam Lomba Menembak Tahunan di Australia. Tim TNI mengumpulkan 30 medali emas, sedangkan tim Amerika Serikat bahkan belum meraih medali apa pun.

Kejuaraan tahunan yang diselenggarakan oleh Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) ini berlangsung pada 20-23 Mei 2015 di Puckapunyal, negara bagian Victoria. Ada 17 tim dari 14 negara berlaga dalam kejuaraan yang mempertandingkan keterampilan menembak ini.

Selain 30 medali emas, tim TNI juga merebut 16 medali perak dan 10 medali perunggu, mengalahkan tuan rumah Australia di posisi kedua dengan 4 medali emas, 7 medali perak, dan 5 medali perunggu. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. TNI
  2. Jakarta
  3. Atlet Tembak
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini