Tiap tahun, LPSK rata-rata terima 1.000 pengaduan

Rabu, 12 September 2018 12:15 Reporter : Moh. Kadafi
Tiap tahun, LPSK rata-rata terima 1.000 pengaduan Fasilitas yang di miliki LPSK. ©2018 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Abdul Haris Semendawai menuturkan, sepanjang 2018 permohonan yang masuk ke lembaganya sudah mencapai seribu.

"Untuk tahun ini seribu permohonan sudah masuk ke LPSK. Tetapi yang dilindungi LPSK selama tahun ini lebih dari 2.000. Tapi untuk layanan yang diberikan 3.000 lebih. Karena satu orang, layanan lebih dari satu jenis layanan," ujarnya usai pertemuan jaringan antar lembaga perlindungan saksi dan korban se-Asia Tenggara di Kuta, Bandung, Bali, Rabu (12/9).

Semendawai menjelaskan, jumlah pelayanan LPSK yang mencapai 3.000 itu sudah termasuk yang diberikan tahun-tahun sebelumnya.

"Tahun lalu kita lindungi berlanjut tahun sekarang. Makanya, walaupun permohonan di tahun 2018 ini baru seribuan, tapi layanan kita sudah 3.000 karena di dalam ada dari tahun-tahun sebelumnya," jelas Semendawai.

Sejak LPSK berdiri 10 tahun lalu, tiap tahun lembaga ini rata-rata menerima seribu permohonan. Kasusnya beraneka ragam. Mulai dari trafficking, korupsi dan lainnya.

"Mulai dari 2014 itu sudah di atas seribuan, itu kasus trafficking, kasus korupsi dan kasus kekerasan seksual perempuan dan anak, ada juga penyiksaan lainnya yang mengancam jiwa," tutup Semendawai. [noe]

Baca juga:
LPSK se-ASEAN berkumpul di Bali, bahas SOP penangan korban terorisme
Intip fasilitas yang dimiliki gedung baru LPSK
Tinjau gedung baru LPSK, Menkopolhukam Wiranto keliling ruangan fasilitas
LPSK serahkan kompensasi korban peristiwa terorisme
Hak kompensasi korban terorisme makin diakui
Bayar kompensasi korban terorisme, LPSK ajukan tambahan anggaran Rp 52 M

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Lpsk
  3. Denpasar
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini