Tiap tahun, kasus pencabulan anak di Aceh terus meningkat

Minggu, 26 Januari 2014 01:09 Reporter : Afif
Tiap tahun, kasus pencabulan anak di Aceh terus meningkat ilustrasi pencabulan. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Meskipun Aceh menerapkan syariat Islam dalam tatanan kehidupan sosial. Kejahatan seksual tetap saja terjadi, dan malah cenderung terjadi peningkatan tahun ke tahun. Mirisnya, kekerasan seksual itu lebih banyak menimpa anak-anak di bawah umur.

Manager Kasus badan Pemberdayaan Perempuan Aceh (BP2A), Endang Setianingsih pada merdeka.com mengatakan, kasus pemerkosaan terhadap anak di bawah umur dari tahun ke tahun terus meningkat. Pada 2011, kasus pelecehan seksual terhadap anak sebanyak 7 kasus, lalu tahun 2012 9 kasus dan tahun 2013 meningkat menjadi 12 kasus.

"Kasus kekerasan seksual terhadap anak meningkat, semakin meningkat setiap tahunnya, ini sangat memprihatinkan," kata Endang Setianingsih, Sabtu (25/1) di Banda Aceh.

Dosen Psikologi Harapan Bangsa Aceh membenarkan bahwa pelaku pemerkosaan terhadap anak dilakukan oleh orang terdekat. Baik itu orangtuanya sendiri, dan bahkan ada guru mengaji serta orang terdekat lain melakukan perbuatan haram tersebut.

"Mirisnya di Aceh Besar ada guru mengaji yang melakukannya, ada juga bilal Masjid, bahkan dilakukan di dalam Masjid," tegasnya.

Endang kembali menegaskan, persoalan ini tidak bisa dibiarkan terus terjadi. Pemerintah harus segera bersikap untuk menangani hal itu. Kata Endang, di BP2A terus berusaha melakukan pembinaan dan pengawasan agar hal ini tak lagi terjadi.

"Kekerasan ini juga terjadi ada pengaruhnya terhadap ekonomi, tidak sedikit orangtua yang memerkosa anaknya sendiri itu telah pisah ranjang," tutupnya.

Baca juga:

Sering nonton video porno, remaja cabuli pacar dan adiknya

Janji antarkan pulang, guru SMP malah cabuli siswinya di danau

Mau pacaran, payudara mahasiswi malah diremas kernet bus

4 Kejahatan bermula telepon nyasar

KPAID: 30 Persen kasus pencabulan anak berawal dari situs porno [tyo]

Topik berita Terkait:
  1. Pencabulan
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini