Terungkap, Janda Muda di Palembang Ternyata Dibunuh Teman Kencan

Senin, 18 Januari 2021 11:03 Reporter : Irwanto
Terungkap, Janda Muda di Palembang Ternyata Dibunuh Teman Kencan Ilustrasi borgol. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Hampir dua pekan diselidiki, kasus pembunuhan janda muda yang ditemukan di kamar Hotel Rio Palembang, YL (25), akhirnya terungkap. Pelaku tidak lain adalah teman kencannya sendiri bernama Agus Saputra (24).

Pelaku diamankan petugas gabungan dari Jatanras Polda Sumatera Selatan dan Satreskrim Polrestabes Palembang di kontrakannya di Lorong Buyut, Kelurahan Ario Kemuning, Kecamatan Kemuning, Palembang, Minggu (17/1) sore. Lantaran berusaha kabur dan melawan, tiga butir peluru milik polisi bersarang di kedua kakinya.

Setelah mendapat perawatan di Rumah Sakit M Hasan Bhayangkara Palembang, pelaku digiring ke kantor polisi untuk proses lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Edi Rachmat mengungkapkan, penangkapan tersangka berdasarkan keterangan saksi dan penyelidikan rekaman CCTV hotel yang menangkap gambar ciri-cirinya. Tersangka mengakui semua tuduhan itu.

"Tersangka diamankan kemarin sore. Karena mau kabur dan melawan, kami tembak kedua kakinya, tiga peluru mengenai kakinya," ungkap Edi, Senin (18/1).

Dikatakan, tersangka merupakan teman kencan korban yang bertransaksi melalui media sosial. Untuk menghilangkan barang bukti usai pembunuhan, tersangka membawa kabur ponsel korban.

"Tersangka adalah pelanggan korban," ujarnya.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang diancam 15 tahun penjara.

Diberitakan sebelumnya, pengunjung Hotel Rio Palembang geger dengan penemuan mayat wanita bernama YL (25) di salah satu kamar. Kematian tak wajar memunculkan dugaan korban pembunuhan.

Mayat korban ditemukan di kamar hotel yang berada di Jalan Lingkaran, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, Rabu (6/1) dini hari. Polisi yang datang ke lokasi langsung mengevakuasi korban ke kamar mayat Rumah Sakit M Hasan Bhayangkara Palembang dan selanjutnya melakukan olah TKP.

Kapolsek Ilir Timur II Palembang Kompol Mario Ivanry mengungkapkan, korban diduga kuat tewas karena dibunuh. Hal ini berdasarkan temuan bercak darah di bantal akibat luka di wajah korban.

"Dugaannya dibunuh dengan cara wajah dipukul, leher dicekik dan mulut dibekap dengan bantal," ungkap Mario, Rabu (6/1).

Usai kejadian, pelaku yang belum diketahui identitasnya membawa kabur ponsel korban. Sebab, ponselnya tidak lagi ditemukan di lokasi.

"Kemungkinannya pelaku bermaksud menghilangkan jejak," ujarnya.

Dari keterangan saksi, korban tinggal di Rumah Susun Blok 40, lantai 4, nomor 7, Jalan Radial, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang. Korban menginap di hotel itu sejak Minggu (3/1). Dari pengembangan, korban berstatus sebagai wanita penghibur dan sudah menerima tiga pria selama menginap.

Korban menggunakan aplikasi WeChat untuk berkomunikasi dengan tamunya. Penyidik menaruh kecurigaan terhadap pria terakhir yang menemui korban. Pria itu datang ke kamar hotel beberapa jam sebelum korban ditemukan tewas.

"Pria itu tamu korban, mereka juga sebelumnya chatting di aplikasi WeChat," kata dia. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Pembunuhan
  3. Palembang
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini