Tertangkap edarkan 30 kg ganja, anggota TNI menangis

Sabtu, 30 April 2016 18:03 Reporter : Yan Muhardiansyah
Tertangkap edarkan 30 kg ganja, anggota TNI menangis TNI menangis tertangkap edarkan ganja. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang anggota TNI, Sertu J ditangkap bersama pasangan suami istri SR dan SJ di Jalan Bunga Rampai, Simalingkar Medan. Dari tangan ketiganya disita 30 kg ganja. Berdasarkan informasi dihimpun, ketiga pengedar narkoba ini diringkus petugas Unit Reskrim Polsek Delitua, Jumat (29/4) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

"Awalnya, unit reskrim Polsek Delitua mendapat info dari masyarakat mengenai seringnya transaksi ganja di Jalan Bunga Rampai," kata Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, Sabtu (30/4) siang.

Setelah melakukan penyelidikan, petugas mendapati tiga orang diduga tengah melakukan transaksi narkoba. Ketiganya disergap. Dugaan petugas tak meleset. Dari dalam mobil yang ditumpangi ketiganya ditemukan 15 kg ganja.

"Setelah pengembangan, petugas kembali menemukan 15 kg ganja di semak-semak dekat lokasi," sambung Mardiaz.

Dari pemeriksaan yang dilakukan, salah seorang yang ditangkap merupakan anggota TNI AD, Sertu J. Dia diketahui bertugas di Azendam Kodam I Bukit Barisan.

Selain 30 kg ganja, petugas juga mengamankan sepucuk senjata api rakitan dan 3 butir peluru. Mereka juga menyita KTP dan sejumlah uang tunai.

Saat dipaparkan kepada wartawan, Sertu J banyak tertunduk. Pria berbadan gempal dan berambut cepak ini bahkan menangis.

Mardiaz mengatakan, pihak kepolisian akan menyerahkan Sertu J ke Pom Dam untuk diproses lebih lanjut. Sementara Dandim 02/01 BS Kolonel (Inf) Maulana Ridwan menyatakan Sertu J akan ditindak tegas. "Yang jelas ada prosesnya, setelah ini ditindaklanjuti, dia berbuat begini berarti siap menerim hukuman," tegasnya.

Sertu J mengaku mengawal ganja itu dari dari Blangkejeren, Gayo Luwes, Aceh. Dia mendapat upah Rp 2 juta dan sudah melakukannya 2 kali. Rencananya narkotika itu akan diedarkan di kawasan Kota Binjai. "Kami masih melakukan pengembangan kasus peredaran ganja jaringan Aceh-Medan-Binjai ini," pungkas Mardiaz. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. Ganja
  2. TNI
  3. Medan
  4. TNI Narkoba
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini