Terpidana Korupsi Benih Padi di Pasangkayu Sulbar Kembalikan Uang Negara Rp422 Juta

Selasa, 13 Oktober 2020 17:00 Reporter : Ahmad Udin
Terpidana Korupsi Benih Padi di Pasangkayu Sulbar Kembalikan Uang Negara Rp422 Juta Terpidana korupsi kembalikan uang kerugian negara ke Kejati Sulbar. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Terpidana kasus korupsi pengadaan benih padi, Wawan Gunawan divonis 3 tahun 8 bulan oleh majelis hakim Tipikor Mamuju. Terpidana mengembalikan uang kerugian negara senilai Rp 422.300.000, ketimbang menjalani hukuman subsider selama enam bulan penjara. Pengembalian uang kerugian negara itu diantar keluarga terpidana kepada Kejari Pasangkayu.

Aspidsus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat (Sulbar), Fery Mupahir mengatakan, terpidana Wawan Gunawan telah divonis majelis Tipikor PN Mamuju delapan bulan lalu dan sudah mendapat kekuatan hukum tetap (inckrah).

"Karena sudah disetor uang kerugian negara sebanyak Rp422 juta lebih, dan uang itu baru saja kami terima, maka subsider selama enam bulan tidak dijalankan terpidana Wawan," kata Fery, Selasa (13/10.

Uang kerugian negara itu selanjutnya disimpan atau dititipkan di rekening milik kejaksaan Negeri Pasangkayu.

"Kami memfasilitasi adanya penitipan uang pengganti terdakwa Wawan Gunawan di kejaksaan Negeri Pasangkayu. Atas inisiatif keluarga Wawan menyerahkan uang pengganti sejumlah Rp422.300.000. Dan selanjutnya kami serahkan ke rekening titipan milik Kejari Pasangkayu," sebutnya.

Kasus korupsi pengadaan bantuan budidaya benih padi produktivitas (intensifikasi) dan benih padi perluasan (ekstensifikasi) terjadi pada tahun 2016. Program tanam jajar legowo di Kabupaten Pasangkayu pada Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Sulbar ini nilai pagu anggaran Rp1,6 miliar.

Dalam perkara ini, dua terdakwa yakni Wawan Gunawan dan Alwi telah divonis penjara. Dan saat ini Keduanya telah menjalani tahanan di salah satu Rutan di Sulbar. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Kasus Korupsi
  3. Mamuju
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini