Terlibat poliandri, politisi PDI-P terancam dicopot

Rabu, 21 Maret 2012 23:52 Reporter : Moch. Andriansyah
Terlibat poliandri, politisi PDI-P terancam dicopot Kampanye PDI Perjuangan. merdeka.com/dok

Merdeka.com - Posisi anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Luluk Mauludiyah sedang di ujung tanduk. Sebab politisi asal PDI-P ini, akan di-PAW-kan (pergantian antar waktu) oleh partainya sendiri.

Pergantian politisi perempuan yang maju dari Dapil dua Pasuruan-Probolinggo ini, terkait kasus poliandre alias perempuan bersuami dua. Cerita itu terjadi saat pelaksanaan Pileg 2009 lalu.

PDI-P Jawa Timur sendiri, saat ini sedang menyiapkan proses PAW terhadap istri mantan Wakil Walikota Pasuruan, Basuki tersebut. Hal ini diperkuat dengan keterangan Ketua DPD PDI-P Jawa Timur, Sirmadji yang mengatakan jika DPD PDI-P sudah mengirim surat ke DPP terkait PAW terhadap Luluk Mauludiyah.

"Namun hingga kini belum ada jawaban. Padahal keputusan PAW tergantung DPP. Selama belum ada surat dari DPP, yang bersangkutan masih menjadi anggota DPRD Jatim," terang Sirmadji, Rabu (21/3).

Kabarnya, proses PAW terhadap Luluk Maudiyah ini, lantaran muncul sejumlah bukti yang mengarah pada perilaku yang bersangkutan dan dianggap kurang terpuji. Selanjutnya, DPD juga menunggu surat resmi dari badan Kehormatan (BK) Jatim.

"Sayangnya saat ini belum ada kejelasan hasil investigasi itu baik dengan Luluk maupun si pelapor. Coba Anda tanyakan ke BK, mengapa suratnya belum diserahkan ke F- PDIP," tambah Wakil Ketua DPRD Jatim tersebut meminta.

Sementara itu, lanjut Sirmadji, untuk PAW terhadap Sigit Setiawan sudah selesai. Sebab, yang bersangkutan meninggal dunia, sehingga, sesuai aturan dan tatib dewan, tidak perlu proses panjang. Selanjutnya, digantikan Ir Sutiyo yang juga pengusaha.

"Yang jelas untuk Pak Sigit PAW sudah selesai," tegasnya.

Di tempat terpisah, Luluk Mauludiyah yang diklarifikasi terkait PAW-nya itu, memilih tidak banyak berbicara. Diungkapkannya, hingga saat ini dirinya belum pernah mendengar soal PAW tersebut. Bahkan, DPD belum pernah mengatakan kepada dirinya terkait surat DPD yang mengusulkan dirinya di PAW ke DPP.

"Jujur, hingga saat ini saya belum tahu tentang itu semua, termasuk PAW. Saya baru tahu dari anda-anda (wartawan dewan Jatim) ini, paparnya ketus. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. PDIP
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini