Terlibat Kriminal di Malaysia, Rampok Emas Balaraja Batal Dibawa ke Indonesia

Kamis, 11 Juli 2019 11:51 Reporter : Dwi Prasetya
Terlibat Kriminal di Malaysia, Rampok Emas Balaraja Batal Dibawa ke Indonesia rilis perampokan emas 6 kg di Balaraja. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Tim khusus gabungan dari Polresta Tangerang dan Polda Banten tidak berhasil membawa dua perampok toko emas di Balaraja, Tangerang asal Malaysia Muhammad Nazri Fadzil (26) dan Muhammad Nur Iskhandar (24) ke Indonesia.

Kedua perampok yang menggondol 6 kilogram emas senilai Rp1,5 miliar ini belum bisa dibawa ke tanah air karena memiliki catatan kriminalitas di negara asalnya.

"Kedua tersangka tidak dapat kami bawa ke Indonesia karena keduanya memiliki catatan kriminal di Malaysia yaitu melakukan perampokan SPBU di daerah Kuala Lumpur dan Pahang pada 2 Juli," kata Kapolres Kota Tangerang Kombes Sabilul Alif saat press release di Mapolres Kota Tangerang, Kamis (11/7).

Karena terjerat kasus perampokan di Malaysia, kedua perampok ini terlebih dahulu akan menghadapi hukuman di negaranya. Penyidik Satreskrim Polres Kota Tangerang hanya akan melakukan ekstradisi setelah kedua pelaku menjalani persidangan dan hukuman sesuai vonis yang akan dijatuhkan hakim Malaysia.

"Jadi kami hormati dulu proses hukum Malaysia. Dan kami upayakan melakukan kerjasama dengan pemerintah Malaysia untuk ekstradisi setelah pelaku menjalani hukuman. Kami juga diterbitkan red notice kepada Interpol agar pelaku ditangkap interpol saat bepergian ke luar negeri," tandasnya.

Kapolres mengatakan barang bukti yang diamankan diantaranya rekaman CCTV, korek api berbentuk senjata jenis revolver, korek api berbentuk senjata jenis baretta, 1 unit mobil Avanza warna putih, tahun 2017 Nopol : B 2069 UFO, 6 buah baki emas, dan 34 dudukan gelang.

Seperti diketahui, sebelum melakukan perampokan di Toko Emas Permata pada Sabtu,15 Juni 2019 di Desa Talagasari, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang,dua warga negara Malaysia ini melakukan aksi serupa di SPBU Desa Sukamulya, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang pada Jumat tanggal 14 Juni 2019.

Dua perampok kelas kakap ini harus berakhir setelah petugas gabungan Satreskrim Polres Kota Tangerang dan Subdit Jatanras Polda Banten bekerja sama dengan Polisi Diraja Malaysia menangkap kedua perampok ini di Malaysia. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini