Terjatuh saat upacara, Arya bocah obesitas batal belajar di sekolah

Senin, 18 Juli 2016 10:42 Reporter : Bram Salam
Terjatuh saat upacara, Arya bocah obesitas batal belajar di sekolah Arya berangkat sekolah. ©2016 Merdeka.com/bram

Merdeka.com - Arya Permana (10) bocah berbobot badan 180 Kilogram asal Karawang mulai masuk sekolah di SDN Cipurwasari, Kecamatan Pangkalan, Karawang, Senin (18/7). Namun, dia terpaksa batal ikut belajar lantaran terjatuh saat mengikuti upacara bendera.

Arya terpeleset karena tak kuasa menahan berat badannya yang hampir dua kwintal. Arya langsung menangis dan marah-marah. Arya juga menolak untuk melanjutkan kegiatan sekolah. Dia memilih untuk pulang meski sempat kembali masuk ke dalam kelas.

Beragam upaya dilakukan teman-teman dan kedua orang tuanya, termasuk guru di sekolah itu. Namun, tidak membuahkan hasil. Arya tetap memaksa untuk pulang ke rumahnya.

Sementara atas insiden tersebut, pihak sekolah tetap akan memfasilitasi bocah bertubuh gempal itu. Itu dilakukan agar Arya tidak ketinggalan mata pelajaran.

"Ya kami akan mendatangkan guru ke rumahnya, ini adalah salah satu cara agar Arya tidak ketinggalan pelajaran," kata Kepala SDN Cipurwasari, Mustofa.

Arya kini duduk di bangku kelas IV, meski setahun lalu dia hanya belajar dan menghabiskan waktu di rumah. Arya tidak bisa berangkat ke sekolah lantaran berat badannya yang terus naik bahkan mencapai 190 Kilogram. Saat ini bobot badan Arya sedikit turun menjadi 180 Kilogram, setelah menjalani sejumlah upaya termasuk dirawat di RSHS Bandung.

[ang]

Topik berita Terkait:
  1. Arya Bocah Obesitas
  2. Karawang
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini