Temuan TGIPF Kanjuruhan: Semua Stakeholders Saling Menghindar dari Tanggung Jawab

Jumat, 14 Oktober 2022 15:06 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Temuan TGIPF Kanjuruhan: Semua Stakeholders Saling Menghindar dari Tanggung Jawab Suasana kericuhan di laga Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan. ©2022 REUTERS TV

Merdeka.com - Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) menyelesaikan proses investigasi yang dilakukan terkait tragedi memilukan di Stadion Kanjuruhan, Malang. Ratusan orang meninggal dunia usai menyaksikan pertandingan laga Arema Malang vs Persebaya pada 1 Oktober lalu.

Tim ini sudah bekerja sejak tanggal 3 Oktober lalu. Ketua TGIPF, Mahfud MD, mengatakan sepanjang investigasi dilakukan, tim melihat pihak yang terkait dalam perhelatan sepak bola itu banyak yang menghindar dari tanggung jawab setelah kericuhan itu terjadi.

"Ternyata juga, dari hasil pemeriksaan kami, semua stakeholders saling menghindar dari tanggung jawab," kata Mahfud dalam jumpa pers di Istana Negara, Jumat (14/10). Jumpa pers digelar setelah dia menyerahkan hasil investigasi yang dilakukan TGIPF.

2 dari 2 halaman

Mahfud tidak merinci satu per satu stakeholders yang dianggapnya menghindar dari tanggung jawab. Tetapi pengamatan tim, stakeholder ini berlindung di bawah aturan-aturan formal yang secara administrasi memang sah.

"Semua berlindung di bawah aturan-aturan dan kontrak-kontrak yang secara formal sah," katanya.

Mahfud memastikan telah menyerahkan semua temuan tim di lapangan. Termasuk menyampaikan poin-poin rekomendasi pada stakeholder yang terkait pada perhelatan di Stadion Kanjuruhan hari itu

"Oleh sebab itu kami sudah sampaikan kepada Presiden semua yang kami temukan dan semua rekomendasi untuk semua stakeholder baik yang dari pemerintah, PUPR Menpora Menkes dan sebagainya sudah kami tulis satu persatu rekomendasinya di dalam 124 halaman laporan," tegas Mahfud.

Sebelumnya, terkait tragedi Kanjuruhan, kepolisian sudah menetapkan enam orang tersangka. Selain itu, 22 polisi juga diproses secara etik karena dianggap melanggar.

Baca juga:
Hasil Investigasi Lengkap TGIPF Terkait Tragedi Kanjuruhan
Kesimpulan TGIPF: Pengurus PSSI Harus Tanggung Jawab Tragedi Kanjuruhan
Kesimpulan TGIPF Tragedi Kanjuruhan: Kematian Massal Disebabkan Gas Air Mata
Temuan TGIPF Soal Tragedi Kanjuruhan: Proses Jatuhnya Korban lebih Mengerikan
TGIPF Datangi Istana Serahkan Laporan Tragedi Kanjuruhan ke Jokowi
Polisi Sebut Dua Jenazah Korban Tragedi Kanjuruhan akan Diautopsi
Ali Ngabalin: Jokowi Beri Arahan Terkait Kasus Sambo dan Kanjuruhan ke Polri

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini