Telusuri Aset Korupsi Jiwasraya, Kejaksaan Agung Libatkan OJK dan BPK

Rabu, 15 Januari 2020 10:12 Reporter : Merdeka
Telusuri Aset Korupsi Jiwasraya, Kejaksaan Agung Libatkan OJK dan BPK jiwasraya. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejaksaan Agung, Febri Adriansyah enggan berkomentar lebih dalam terkait penetapan lima orang tersangka dalam dalam pusaran korupsi perusahaan asuransi PT Asuransi Jiwasraya. Menurutnya, penyidikan masih dilakukan khususnya terkait alat bukti.

"Dalam proses penyidikan jadi masih kita jaga, nanti takut mengganggu penyidik dalam pengumpulan alat bukti," katanya saat dikonfirmasi, Rabu (15/1).

Dia mengatakan, pihaknya terus bersinergi bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini terkait bagaimana pihaknya dapat memperoleh barang bukti dalam giat penyidikan yang masih berjalan.

"Terus kita dalami dan dengan teman teman BPK juga tiap hari juga barang barang bukti diperoleh kemudian kegiatannya di OJK jadi beberapa kegiatan yang berjalan," jelasnya.

Febri berharap, dalam waktu dekat pihaknya akan menelusuri aset-aset terduga korupsi yang merugikan negara hingga Rp 13 triliun ini. Kendati, dia enggan merinci aset apa saja yang tengah disidik saat ini.

"Dalam waktu dekat mudah-mudahan, kita akan melakukan penelusuran aset, mudah mudahan nanti bisa segera terungkap semua," tutupnya.

Baca Selanjutnya: Seperti diketahui Kejaksaan Agung menahan...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini