Tegas Larangan Mudik, Sopir Ambulans Positif Covid-19 Diminta Putar Balik

Selasa, 4 Mei 2021 21:03 Reporter : Irwanto
Tegas Larangan Mudik, Sopir Ambulans Positif Covid-19 Diminta Putar Balik Ambulans bawa 3 pasien corona kecelakaan. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Larangan mudik lebaran pada 6-19 Mei 2021, menjadi atensi Polda Sumatera Selatan. Sebanyak 33 pos didirikan untuk memantau pergerakan transportasi di wilayah itu.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Supriadi mengungkapkan, mulai besok mulai dilakukan pengetatan setelah adanya penyekatan sebelum tanggal 6 Mei 2021. Pihaknya mengerahkan 600 personel untuk melakukan agenda itu.

"Kita dirikan pos di jalur perbatasan, mulai dari tol, jalan lintas, sampai jalan tikus. Pos dijaga 24 jam oleh petugas," ungkap Supriadi, Selasa (4/5).

Dijelaskan, tidak ada toleransi bagi pemudik yang akan keluar terlebih masuk ke wilayah Sumsel. Hanya bagi mobil ambulans, pembawa sembako, dan keperluan dinas, yang diperkenankan melintas.

Meski demikian, bagi yang diizinkan melintas tetap melakukan pemeriksaan seperti rapid antigen dan GeNoseC19. Mereka yang diketahui positif atau reaktif Covid-19 wajib putar balik.

"Di masing-masing pos diletakkan alat untuk rapid antigen, kita akan tes, kalau mendesak dia (sopir) membawa orang meninggal kita tes di sana ternyata positif ya terpaksa kami suruh putar balik," ujarnya.

Menurut dia, hal itu sebagai bentuk keseriusan kepolisian dalam melarang warga melakukan mudik. Koordinasi dengan polda tetangga menjadi penting sehingga agenda ini dapat maksimal.

"Kita koordinasikan dengan Polda Jambi dan Bengkulu," katanya. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini