Tawaran Australia terkait hukuman mati tidak layak untuk Indonesia

Kamis, 12 Maret 2015 21:31 Reporter : Putri Artika R
Tawaran Australia terkait hukuman mati tidak layak untuk Indonesia Retno Lestari Priansari Marsudi. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Menteri Luar Negeri Retno Priansari Marsudi mengaku masih terus menjalin komunikasi diplomatik dengan pihak Australia. Retno berharap pemerintah Australia memahami apa yang berkali-kali pihak Indonesia sampaikan untuk tetap melakukan eksekusi hukuman mati warganya yang terlibat Kasus narkoba.

"Komunikasi diplomatik sejauh ini terus kita lakukan dengan pihak Australia. Sebagai pemerintah, kita seharusnya paham bagaimana kita men-treat pembicaraan, men-treat komunikasi tersebut," ujar Retno di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (11/3).

Retno mengatakan komunikasi terakhir melalui telepon dengan pihak Australia tanggal 3 Maret lalu. Retno pun menegaskan kembali pemerintah Indonesia tetap akan menjalankan eksekusi hukuman mati itu.

"Secara substansi, isi pembicaraan baik melalui telepon pada tanggal 3 Maret maupun melalui surat semuanya sudah sangat jelas saya sampaikan posisi Indonesia dan posisi tersebut sampai saat ini tidak berubah. Jadi saya kira, saya sudah menyampaikan pesan yang sangat jelas, sejelas-jelasnya, mengenai posisi kita. Jadi saya kira itu yang ingin saya sampaikan terkait dengan isi pembicaraan baik per telepon maupun per surat dengan kolega saya Menteri Luar Negeri (Australia) Julie Bishop," ujarnya.

Apa isi penawaran Australia dalam telepon itu, Menlu Retno tidak jelaskan. Namun Retno bertanya balik apakah penawaran dari negeri Kanguru itu layak untuk di Indonesia.

"Sekarang pertanyaan saya balik, apakah tawaran tersebut layak disampaikan kepada kita? karena kita sudan sampaikan, hormati kedaulatan hukum kita. jadi, the position of the government of Indonesia remains," tegasnya. [eko]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini