Tangkap Tersangka Kasus Investasi Bodong Polres Klaten Sita Uang Rp3,3 M

Kamis, 18 Juli 2019 12:19 Reporter : Arie Sunaryo
Tangkap Tersangka Kasus Investasi Bodong Polres Klaten Sita Uang Rp3,3 M Tersangka Kasus Investasi Bodong di Klaten. ©2019 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Polres Klaten, Jawa Tengah berhasil menangkap Alfarizi, bos PT Khrisna Alam Sejahtera yang diduga menggelapkan uang investasi warga senilai Rp17 miliar. Penangkapan dilakukan petugas di sebuah SPBU wilayah Bogor Jawa Barat, Rabu (16/7) malam.

Selain tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya uang tunai sebesar Rp3,380 miliar, beberapa buku tabungan dari BCA, BNI dan Bank Mandiri. Kemudian sertifikat deposit palsu senilai Rp65 miliar, beberapa dokumen kendaraan bermotor, kartu identitas berupa KTP, SIM serta KTP palsu, beberapa kartu ATM.

"Kemudian ada beberapa bukti fisik lainnya, kendaraan roda empat 2 unit jenis APV, 1 unit Toyota Avansa," ujar Kapolres Klaten AKBP Aries Andhi, saat menggelar konferensi pers di Mapolres setempat, Kamis (18/7).

Kepada polisi Alfarizi mengaku melarikan diri sejak 15 Juli lalu. Ia sering berpindah tempat persembunyian, namun tidak pernah tinggal di hotel. Alfarizi mengaku sempat mampir ke Jakarta. Namun hanya beberapa jam melarikan diri sudah tertangkap. Uang sebesar Rp3,380 miliar yang dibawa saat penangkapan, diambil dari BCA dan BNI.

"Kalau dilihat modusnya pasti penipuan, karena dari pemeriksaan kita, ini hanya diputer-puter saja. Aset yang ada di sini juga sudah bukan punya dia, tadinya beli semua. PT Khrisna (Khrisna Alam Sejahtera) ternyata sudah dijual. Ini sedang kita upayakan untuk mengumpulkan seluruh aset yang dimiliki perusahaan ini, "jelasnya.

Lebih lanjut Kapolres menyampaikan, selain di Klaten, tersangka juga melakukan aksinya di Sukoharjo, Yogyakarta, Purbalingga dan lainnya. Alfarizi juga mengaku dilahirkan dan mempunyai KTP Yogyakarta dan besar di Jombang, Jawa Timur.

Kapolres menambahkan, pihaknya sudah menguntit Alfarizi sejak hari Minggu lalu. Sebelum pengerjaan, petugas juga telah mengamankan sejumlah aset milik perusahaan setelah kasus penipuan tersebut ramai dibicarakan.

"Kami melakukan pengejaran terhadap tersangka sejak hari Minggu yang lalu. Tim sudah berangkat mengikuti pergerakan tersangka. Dan Alhamdulilah, tadi malam yang bersangkutan dapat kita amankan di sebuah SPBU wilayah Bogor," kata Kapolres kepada wartawan, Rabu (17/7). [rhm]

Topik berita Terkait:
  1. Penipuan Investasi
  2. Penipuan
  3. Surakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini